Berita

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Politik

Duit dan Jaringan Jokowi Masih Kuat untuk Gerakkan Massa

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 23:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tanpa ada angin dan hujan, Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi mendadak mengeluarkan pernyataan bahwa sudah memerintahkan seluruh relawannya untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama dua periode.

Menanggapi hal itu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu menilai Jokowi masih percaya diri mampu menggerakkan massa untuk memenuhi ambisi politiknya tersebut. 

Pasalnya, kata Said Didu, untuk menggerakkan massa menghadapi Pilpres 2029 dibutuhkan dana dan jaringan yang kuat. 


"Artinya Jokowi masih mempunyai keduanya," kata Said Didu dalam Podcast Madilog bersama Indra J Piliang dikutip dari kanal YouTube Forum Keadilan TV, Rabu 24 September 2025.

Menurut Said Didu, saat ini Geng Solo, Oligarki dan Parcok (SOP) tengah berupaya menggolkan keinginan Jokowi menjadikan Prabowo-Gibran dua periode.

"Jokowi harus punya oligarki yang mendanai, punya Parcok yang mengamankan dan relawan," kata Said Didu.

Sebelumnya, Jokowi sudah memerintahkan relawannya untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama dua periode.

"Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh relawan seperti itu, untuk mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo-Gibran dua periode," kata Jokowi kepada wartawan di Solo, Jumat 19 September 2025.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya