Berita

Anggota Komisi V DPR Fraksi PKS Saadiah Uluputty. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Peringatan HTN 2025

Legislator PKS: Hilirisasi Pertanian Jangan Berhenti di Perencanaan

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 22:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi V DPR Fraksi PKS Saadiah Uluputty menegaskan bahwa momentum Hari Tani Nasional (HTN) 2025 harus memastikan hilirisasi pertanian berjalan. 

“Tanpa keberpihakan nyata, jargon hilirisasi pertanian hanya berhenti di dokumen perencanaan,” ujar Saadiah dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu 24 September 2024. 
 
Selain peran negara, ia menilai partisipasi masyarakat sangat penting. Koperasi tani, kelompok usaha, hingga inisiatif lokal harus diberi ruang tumbuh agar hilirisasi benar-benar berpihak pada rakyat.


“Hilirisasi sejatinya soal distribusi keadilan. Petani sebagai produsen utama tidak boleh terus-menerus menjadi pihak yang paling dirugikan. Jika dijalankan dengan serius, Maluku bisa bangkit kembali sebagai pusat rempah dunia, dan Indonesia berdiri tegak dengan kedaulatan pangannya,” jelasnya.

Menurut dia, penguatan hilirisasi pertanian menjadi pintu emas bagi kebangkitan ekonomi Maluku dan daerah lain di Indonesia.

“Potensi rempah, pala, cengkeh, kelapa, dan sagu di Maluku masih banyak yang diekspor dalam bentuk mentah dengan nilai tambah rendah,” beber dia.

Lanjut Saadiah, jika rempah-rempah bisa diolah menjadi produk turunan seperti minyak atsiri, bahan baku farmasi, makanan, hingga kosmetik, maka Maluku bisa menjadi pemain penting dalam rantai nilai global.

“Kalau petani di Maluku, Papua, NTT, dan Kalimantan merasakan manfaat nilai tambah, pembangunan Indonesia akan lebih berkeadilan,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya