Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOLJateng)

Politik

Konsorsium Pembaruan Agraria:

TNI-Polri Jangan Diturunkan Lagi Tangani Konflik Agraria di Pedesaan

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 19:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta untuk tidak menurunkan aparat TNI-Polri dalam menangani konflik agraria, khususnya di pedesaan. 

Hal itu disampaikan Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi kartika saat melakukan audiensi dengan pimpinan DPR dan sejumlah menteri di ruang Komisi XIII DPR, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 24 September 2025.

“Ini aspirasi kami bagaimana reformasi TNI-Polri bukan hanya sekadar soal kasus-kasus di perkotaan, tapi juga tolong di pedesaan. Kalau bisa, pak pimpinan DPR, kalau ada konflik agraria itu atau ada masyarakat mempertahankan tanahnya yang diturunkan jangan polisi dan TNI,” ucap Dewi.


Ia meminta agar pemerintah cukup menurunkan perwakilan dari kementerian, bukan aparat penegak hukum.

“Yang diturunkan itu adalah para menteri, perwakilan dari kementerian dan lembaga. Jadi petani, nelayan, perempuan di pedesaan itu tidak face to face lagi dengan polisi dan TNI,” tandasnya.

KPA yang menaungi 139 organisasi dari kalangan petani, nelayan, hingga masyarakat adat menyuarakan aspirasi mereka terkait reformasi agraria dalam momentum peringatan Hari Tani Nasional (HTN) 2025.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya