Berita

Ketua Umum SPI, Henry Saragih (Foto: Dokumen Pribadi)

Politik

Petani Desak Prabowo Bentuk Dewan Reforma Agraria Sebelum Genap Setahun Memerintah

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 18:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serikat Petani Indonesia (SPI) mendesak Presiden Prabowo Subianto segera membentuk Dewan Reforma Agraria Nasional sebelum pemerintahannya genap berusia satu tahun pada Oktober mendatang.

Desakan ini disampaikan usai audiensi SPI dengan sejumlah perwakilan pemerintah di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 24 September 2025.

Ketua Umum SPI Henry Saragih mengatakan, pembentukan dewan tersebut sangat penting untuk mempercepat pelaksanaan reforma agraria.


“Kita berharap Presiden agar segera membentuk Dewan Reforma Agraria Nasional tadi. Segera ya, misalnya minggu depan, sebelum satu tahun pemerintahan Prabowo ini.,” ujarnya.

Menurut Henry, keberadaan dewan itu juga akan mendukung berbagai program unggulan pemerintah. 

“Karena ini supaya sejalan dengan program-program pemerintah yang kuat sekarang ini, untuk menyiapkan makan bergizi gratis, untuk membangun kooperasi Desa Merah Putih, dan juga program-program lainnya supaya bisa didukung,” tegasnya.

Henry menilai reforma agraria memiliki landasan hukum yang jelas, mulai dari Undang-Undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960, TAP MPR Nomor 9 Tahun 2001, hingga Perpres Reforma Agraria Nomor 62 Tahun 2023. 

“Menurut kita (aturan tersebut) belum dilaksanakan. Dan pemerintahan Prabowo yang sudah hampir menjelang 1 tahun ini harus melaksanakannya,” kata Henry.

Dalam pertemuan di Istana, perwakilan pemerintah berjanji menindaklanjuti isu yang dibawa SPI, terutama soal konflik agraria. Namun, Henry menilai penyelesaiannya selama ini masih berjalan sangat lambat. 

“Selama ini proses penyelesaian konflik agraria sangat lamban sekali diselesaikan oleh kementerian agraria maupun kementerian kehutanan,” jelasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya