Berita

Evakuasi korban diduga keracunan massal usai menyantap makan bergizi gratis (MBG). (Foto: RMOLJabar/Bagus Ismail)

Presisi

Polisi Usut Kasus Keracunan Massal Pasca Santap MBG di Bandung Barat

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 04:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Polda Jawa Barat bergerak menyelidiki kasus keracunan massal di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), usai mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG) pada Senin 22 September 2025.
“Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab keracunan ini, dan saat ini tengah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN)," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan dikutip dari RMOLJabar, Rabu 24 September 2025.

Tak hanya aparat kepolisian, Dinas Kesehatan Jawa Barat bersama Dinkes Kabupaten Bandung Barat juga terjun langsung ke lokasi. 

Kepala Dinkes Jabar, Vini Adiani Dewi mengatakan, timnya melakukan penyelidikan epidemiologi untuk memastikan faktor penyebab sekaligus kebutuhan penanganan bagi para korban.

Kepala Dinkes Jabar, Vini Adiani Dewi mengatakan, timnya melakukan penyelidikan epidemiologi untuk memastikan faktor penyebab sekaligus kebutuhan penanganan bagi para korban.

“Sampel makanan sudah kami kirim ke Labkesda. Hasilnya diperkirakan keluar dalam sepekan,” kata Vini.

Data sementara mencatat sebanyak 364 siswa dari berbagai jenjang, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK, menjadi korban dalam peristiwa ini. Gejala yang dialami cukup serius, mulai dari mual, pusing, sesak napas, hingga kejang-kejang.

Dugaan sementara mengarah pada daging ayam yang sudah dalam kondisi tak layak konsumsi. Namun, pihak berwenang masih menunggu hasil laboratorium untuk memastikan penyebab pastinya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya