Berita

Menpora yang baru Erick Thohir (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

FIFA Restui Erick Thohir Rangkap Jabatan Menpora dan Ketum PSSI

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 14:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

FIFA resmi memberikan izin kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang baru dilantik, Erick Thohir untuk tetap menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). 

Dalam surat resmi yang dikirimkan kepada PSSI pada Senin, 22 September 2025, FIFA menegaskan tidak ada pelanggaran statuta maupun benturan kepentingan terkait posisi ganda Erick. 

Erick dalam keterangan resminya mengungkapkan telah menerima surat dari FIFA, yang sekaligus menutup spekulasi mengenai kemungkinan dirinya harus melepas jabatan Ketua Umum PSSI setelah resmi masuk dalam Kabinet Merah Putih.


“Saya (sudah) dapat surat FIFA, yang menyatakan secara statuta dengan track record saya yang sudah ada selama ini di sepak bola itu tidak ada benturan kepentingan. Jadi, saya clean and clear. Nah, tentu sebagai Menpora saya jaga keseimbangan itu,” kata Erick, seperti dikutip dari rilis resmi PSSI, Selasa, 23 September 2025. 

Ia memastikan tidak akan menganakemaskan PSSI dan menegaskan semua cabang olahraga akan mendapat perhatian proporsional. 

“Tidak mungkin saya sebagai Menpora, anak emasnya sepak bola, enggak. Anak emas saya nanti itu cabang olahraga unggulan, yang 13 atau 14 cabor itu. Dan, tentu olahraga yang lain, kita tata ulang,” ujarnya.

Dengan legitimasi dari FIFA, Erick kini bisa melanjutkan kepemimpinan di PSSI hingga 2027 sekaligus menjalankan tugas sebagai Menpora. 

Erick juga menyampaikan apresiasi kepada FIFA serta ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang memberikan kepercayaan penuh kepadanya. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada FIFA, atas kepercayaannya, dan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) juga, ketika pelantikan, juga bicara kepada saya secara langsung saya percaya bapak Erick bisa menjalankan semua dengan baik. Saat itu, saya tidak mau bicara sebelum ada black and white," tandas Erick.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya