Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: RMOL/Aifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Purbaya: Data BPS Tidak Dimanipulasi

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 09:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2025 sebesar 5,12 persen tidak dimanipulasi sama sekali. 

Hal itu ditegaskan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN Kita Edisi September 2025 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin 22 September 2025. 

Menurutnya, data yang sajikan BPS memang mencerminkan ekonomi Indonesia. Bila ada pihak yang meragukan data tersebut, berarti tidak mengerti soal ekonomi. Menurutnya, perlu melihat kondisi laju pertumbuhan uang untuk memahami capaian tersebut.


Purbaya mengatakan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,12 persen karena laju pertumbuhan peredaran uang yang cukup kencang. Dengan demikian, mendorong belanja konsumen tumbuh kuat.

“Triwulan II angkanya memang seperti itu. Tidak ada manipulasi BPS," tegasnya. 

Sebelumnya, BPS mengumumkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,12 persen (yoy) pada kuartal II 2025. Ekonomi RI berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) kuartal II 2025 atas dasar harga berlaku adalah Rp5.947 triliun dan atas dasar harga konstan Rp3.396,3 triliun.

Pertumbuhan itu setara 4,04 persen jika dibandingkan kuartal I 2025. Pada kuartal pertama 2025, ekonomi Indonesia tumbuh 4,87 persen (yoy). Namun, data itu diragukan sejumlah ekonom.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya