Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Melempem Tertekan Saham Otomotif

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 07:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Eropa tersungkur ke garis merah karena tertekan oleh penurunan tajam saham otomotif. 

Saham Porsche menjadi sorotan setelah anjlok lebih dari 8 persen dan menjadi penurunan harian terbesar dalam hampir tiga tahun. Saham induk usahanya, Volkswagen, juga tersungkur 7,1 persen setelah memangkas proyeksi laba 2025.

Saat ini, pasar mencermati pernyataan sejumlah pejabat Federal Reserve yang menilai belum ada urgensi untuk kembali memangkas suku bunga, meski pekan lalu bank sentral menurunkan suku bunga 25 basis poin. Pidato Chairman Fed Jerome Powell, pada Selasa pekan ini sangat ditunggu untuk menjadi penentu arah. 


Dikutip dari Reuters, indeks acuan pan-Eropa, STOXX 600, turun 0,13 persen atau 0,72 poin menjadi 553,40, pada penutupan perdagangan Senin 22 September 2025 waktu setempat. 

Indeks DAX Jerman menyusut 0,48 persen atau 112,36 poin menjadi 23.527,05. Indeks CAC Prancis juga 0,30 persen atau 23,48 poin menjadi 7.830,11. Hanya indeks FTSE 100 Inggris yang mencatat kenaikan, yaitu bertambah 0,11 persen atau 10,01 poin ke posisi 9.226,68.

Sektor teknologi menguat 0,8 persen, dengan saham produsen chip ASML dan ASMI masing-masing naik 2,1 persen dan 1,7 persen. Sektor pertambangan Eropa juga tercatat melejit 1,4 persen seiring lonjakan harga emas ke rekor tertinggi sepanjang masa. 

Saham Fresnillo, penambang logam mulia yang terdaftar di London, melesat 4,6 persen, sementara Glencore dan Rio Tinto masing-masing melambung 2 persen dan 2,1 persen.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya