Berita

Senator DPD RI Prof. Dailami Firdaus. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Dailami Firdaus:

Kasus Keracunan Nodai Program Makan Bergizi Gratis

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 01:53 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kasus dugaan keracunan massal di berbagai daerah telah menimbulkan kegelisahan masyarakat, sekaligus mengerus kepercayaan dan menodai semangat awal dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Tidak ada satu pun alasan yang dapat membenarkan jika program MBG yang dimaksudkan untuk mencerdaskan generasi bangsa justru berbalik menjadi ancaman kesehatan," kata Senator DPD RI Prof. Dailami Firdaus melalui keterangan elektronik di Jakarta, Selasa 23 September 2025.

Menurut Dailami, kasus keracunan di sejumlah wilayah -- dari Jawa hingga Sulawesi -- adalah tanda bahwa tata kelola MBG harus segera dievaluasi secara menyeluruh.


Dailami mengatakan, dalam penyelenggaraan MBG, keamanan pangan tidak boleh ditawar. Setiap dapur yang melayani ribuan porsi harus menerapkan standar ketat: mulai dari penyimpanan bahan baku, proses memasak, hingga distribusi ke sekolah-sekolah. 

Makanan yang berada terlalu lama pada suhu tidak aman, kebersihan peralatan yang kurang terjaga, atau bahan baku yang tidak layak konsumsi dapat memicu risiko besar bagi anak-anak.

"Sepertinya banyak dapur yang baru beroperasi belum siap mengolah makanan dalam skala besar. Memasak untuk 10 orang tentu berbeda dengan memasak untuk seribu hingga tiga ribu porsi," kata Dailami.

Karena itulah, kata Dailami, operasional dapur baru sebaiknya dilakukan secara bertahap. Mulailah dari melayani beberapa sekolah, kemudian meningkat sesuai kapasitas yang sudah benar-benar teruji.




Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya