Berita

Demonstrasi berakhir ricuh di depan Gedung DPR, Jakarta pada Jumat malam, 29 Agustus 2025. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

Survei Median:

Medsos jadi Sumber Informasi Utama terkait Demonstrasi Akhir Agustus

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 23:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Peneliti Senior Media Survei Nasional (Median), Rico Marbun mengungkap hasil survei terbaru mengenai persepsi publik terhadap aksi demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi di berbagai kota di Indonesia pada akhir Agustus 2025 lalu.

Survei ini menemukan bahwa mayoritas responden (85,8 persen) mengetahui aksi demonstrasi dan kerusuhan yang belakangan marak terjadi. Menariknya, asosiasi utama masyarakat terhadap demonstrasi justru identik dengan kerusuhan (26,9 persen), kemudian isu kenaikan gaji DPR (17,1 persen), penyampaian aspirasi (15,7 persen), dan gerakan tuntut keadilan atas korban Affan Kurniawan (10,6 persen).

“Ketika kami tanyakan kepada para responden, jika disebut kata demonstrasi atau unjuk rasa yang terjadi akhir-akhir ini sebutkan satu hal yang pertama kali terlintas di pikiran? Ternyata 26,9 persen adalah kerusuhan,” kata Rico melalui keterangan elektronik di Jakarta, Senin 22 September 2025. 


Dari sisi sumber informasi, survei menunjukkan bahwa media sosial menjadi saluran utama yang membentuk kesadaran publik. Facebook (72,0 persen), Instagram (67,2 persen), dan TikTok (61,4 persen) menjadi tiga platform teratas yang paling banyak digunakan responden.

Meski begitu, media tradisional seperti televisi masih berperan penting (58,5 persen), diikuti oleh YouTube (44,9 persen) dan portal berita online (35,0 persen). Sementara itu, radio hanya digunakan oleh 8,1 persen responden sebagai sumber informasi terkait demonstrasi.

“Temuan ini menegaskan bahwa opini publik hari ini dibentuk secara dominan oleh informasi di media sosial. Namun, televisi dan media online masih menjadi referensi penting, terutama bagi kalangan yang lebih luas,” pungkas Rico.

Survei ini dilakukan pada 8-13 September 2025 melalui kuesioner berbasis Google Form yang disebarkan lewat platform media sosial Meta, dengan sasaran pengguna aktif berusia 17-60 tahun ke atas di seluruh provinsi Indonesia. Sebanyak 643 responden berpartisipasi dalam survei ini.



Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya