Berita

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Ekonomi Brebes Tancap Gas di Angka 6,28 Persen pada Triwulan II 2025

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 22:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Brebes triwulan II 2025 mencapai 6,28 persen (yoy), melampaui rata-rata Jawa Tengah 5,28 persen dan nasional 5,12 persen.

Capaian ini menegaskan roda ekonomi Brebes bergerak lebih cepat dibanding daerah sekitar. 

Sebagai perbandingan, Kebumen hanya tumbuh 3 persen, sementara Kendal, Batang, dan Purbalingga berada di kisaran 6–7 persen.


Meski demikian, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma memilih berhati-hati. Ia menegaskan pertumbuhan ekonomi tidak boleh berhenti pada angka, tetapi harus dirasakan manfaatnya oleh rakyat kecil. 

“Tugas kita bukan hanya mengejar pertumbuhan, tapi memastikan pertumbuhan itu adil, inklusif, dan membawa Brebes keluar dari kemiskinan,” kata Paramitha dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin 22 September 2025.

BPS mencatat sektor tersier masih menjadi motor penggerak ekonomi Brebes, menyumbang 40 persen PDRB.

Infrastruktur yang gencar dibangun Pemkab juga menjaga perputaran ekonomi, terutama pada perdagangan, transportasi, hingga pasar rakyat.

Pengamat CORE Indonesia, Yusuf Rendy, mengingatkan ketergantungan pada sektor jasa membuat keberlanjutan pertumbuhan rawan. Ia menilai pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) pada 2026 bisa mengurangi ruang fiskal Brebes.

Sementara itu, pengamat INDEF, Rizal Taufiqurrahman, menilai pertumbuhan 6,28 persen menunjukkan Brebes mulai beralih dari pola pertumbuhan tradisional berbasis pertanian menuju diversifikasi modern. Hilirisasi agroindustri, terutama bawang merah, garam, dan perikanan, disebut jadi kunci nilai tambah di daerah.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya