Berita

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie. (Foto: RMOL)

Politik

Sekolah Garuda Lengkapi Sekolah Rakyat Cetak Generasi Terbaik

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 19:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menegaskan bahwa pemerintah terus mematangkan persiapan Sekolah Garuda. Program gagasan Presiden Prabowo Subiantp ini memiliki dua skema, yaitu Garuda Transformasi dan Sekolah Garuda Baru.

“Ini sudah terpilih 12 Garuda transformasi dan siswa-siswi Garuda transformasi ini sudah mendapatkan beasiswa untuk berkuliah di perguruan tinggi terbaik di dunia dan mereka sudah berada di sana,” jelas Stella di Ruang Visualisasi lantai 15 Kantor PCO, Gedung Kwartir Nasional, Jalan Medan 
Merdeka Timur No. 62, Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 22 September 2025.

Selain itu, pembangunan Sekolah Garuda Baru juga tengah berjalan. Stella menyebutkan, proses penyiapan lahan hingga desain arsitektur terus dikebut agar segera rampung.

Selain itu, pembangunan Sekolah Garuda Baru juga tengah berjalan. Stella menyebutkan, proses penyiapan lahan hingga desain arsitektur terus dikebut agar segera rampung.

“Untuk sekolah Garuda baru pun sangat intens. Pada tahun 2025–2026 ini akan selesai dibangun untuk menerima murid tahun ajaran 2026–2027,” ujarnya.

Menurutnya, Sekolah Garuda hadir sebagai pelengkap dari Sekolah Rakyat. Jika Sekolah Rakyat difokuskan bagi mereka yang berasal dari keluarga miskin dan belum bisa bersekolah, maka Sekolah Garuda dibangun untuk mencetak generasi terbaik bangsa dari berbagai kalangan.

“Sekolah Garuda berkomitmen untuk memberikan akses kepada mereka yang paling berprestasi dari kalangan manapun mereka berada. Baik dari kalangan miskin, menengah, ataupun mampu," ungkap Stella.
 
Untuk itu, 80 persen murid Sekolah Garuda akan diberikan beasiswa penuh, sedangkan 20 persen akan berbayar agar siswa berprestasi dari keluarga mampu tetap bisa bersekolah di Garuda.

Wamen juga menegaskan, kurikulum Sekolah Garuda tidak semata berbeda, tetapi cara pembelajaran yang diterapkan. Ada tiga pilar utama, yaitu akses pendidikan, inkubator pemimpin bangsa, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Pengabdian kepada masyarakat akan menjadi bagian yang sangat penting dalam keseharian siswa. Bukan project akhir, tapi harus ada di keseharian. Kita ingin siswa-siswi Sekolah Garuda mengenal satu sama lain, sehingga sistem pembelajarannya memadukan siswa dari seluruh Indonesia yang beragam dan hidup berasrama,” terangnya.

Guru-guru terbaik akan diseleksi langsung oleh Kementerian Dikti, Sains, dan Teknologi. Stella menambahkan, riset menunjukkan bahwa banyak guru muda Indonesia yang berkualitas tinggi sehingga berpeluang besar mengajar di Sekolah Garuda.

Adapun anggaran yang dialokasikan untuk program ini pada tahun 2025 mencapai Rp2 triliun atau hanya 0,27 persen dari total anggaran pendidikan nasional. 

“Anggaran ini sudah termasuk membangun Sekolah Garuda baru dan membina Sekolah Garuda Transformasi, dan paling besar anggarannya hampir 50 persen untuk memupuk dana abadi agar sekolah ini berkelanjutan,” tutupnya.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya