Berita

Ilustrasi

Politik

PPP Jabar Pecah, Cimahi Tetap Ingin Mardiono jadi Ketum

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 14:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Suara dukungan Pengurus Cabang (PC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jawa Barat, terpecah jelang pelaksanaan Muktamar X yang diagendakan memilih ketua umum partai.

Salah satunya, DPC PPP Cimahi yang meminta Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono kembali memimpin partai berlambang Kabah. Karena hingga saat ini, Mardiono dianggap kader yang paling layak dan realistis mengemban amanah tersebut.

"Kami DPC Cimahi mendukung Pak Mardiono memimpin kembali memimpin Partai Persatuan Pembangunan, beliau kader murni dan memulai karir dari bawah di partai ini" ujar Ketua DPC PPP Cimahi Agus Solihin kepada wartawan, Senin 22 September 2025.


Agus menyinggung kader DPW dan DPC lain yang mendukung calon eksternal untuk menduduki jabatan ketua umum. Menurutnya, hal itu jangan sampai salah kaprah memaknai AD/ART Partai. 

"Saya ingatkan jangan salah kaprah, jika pihak eksternal mencalonkan diri sebagai ketua umum sah-sah saja, namun jika AD/ART diubah saat ini, tetap saja calon eksternal itu baru bisa mencalonkan diri pada Muktamar yang akan datang atau lima tahun lagi," katanya.

Pada 27-29 September 2025, PPP akan melaksanakan Muktamar X. Salah satu agendanya adalah memilih Ketua Umum dan jajaran pengurus partai. 

Mardiono memiliki tim relawan yang dinamakan Relawan Pemenangan Mardiono atau RPM yang diketuai oleh mantan Wakil Ketua MPR Amir Uskara.

Sedangkan rivalnya, Agus Suparmanto merupakan kader eksternal dari PKB yang pernah menjadi Menteri Perdagangan. Dia didukung oleh mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya