Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Gejolak Eropa-Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Minyak Dunia

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 09:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia naik tipis pada Senin, 22 September 2025, dipengaruhi ketegangan geopolitik Eropa dan Timur Tengah.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 28 sen atau 0,42 persen menjadi 66,96 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 20 sen atau 0,32 persen ke level 62,88 Dolar AS per barel.

"Laporan akhir pekan lalu yang menyebutkan Rusia mengancam di perbatasan Polandia telah menjadi pengingat tepat waktu bagi para pedagang tentang risiko yang terus berlanjut terhadap keamanan energi Eropa dari timur laut," kata Michael McCarthy, CEO platform investasi Moomoo Australia dan Selandia Baru.


Ketegangan di Eropa meningkat setelah Polandia dan sekutunya mengerahkan pesawat tempur pada Sabtu pagi. Langkah itu diambil menyusul serangan udara Rusia ke Ukraina barat, yang lokasinya dekat dengan perbatasan Polandia.

Pada hari sebelumnya, tiga jet militer Rusia juga dilaporkan melanggar wilayah udara NATO di Estonia selama 12 menit. Lalu pada Minggu, angkatan udara Jerman menyebut sebuah pesawat militer Rusia terdeteksi masuk ke wilayah udara netral di atas Laut Baltik.

Sementara di Timur Tengah, empat negara Barat resmi mengakui Palestina sebagai negara. Keputusan ini memicu kemarahan Israel dan semakin menambah ketidakpastian di kawasan yang selama ini menjadi salah satu pusat produksi minyak dunia.

Sebelumnya, Brent dan WTI sempat ditutup turun lebih dari 1 persen pada Jumat lalu. Penurunan itu dipicu kekhawatiran soal persediaan besar dan lemahnya permintaan, meski pasar sempat berharap pemotongan suku bunga pertama tahun ini oleh Federal Reserve AS bisa mendorong konsumsi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya