Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi. (Foto: Istimewa)

Politik

Dua Kali Jokowi Ancam Prabowo

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 05:21 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu mencatat, selama 11 bulan, Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi sudah dua kali "mengancam" Presiden Prabowo Subianto secara politik.

Menurut Said Didu, ancaman pertama terjadi pada 6 Juni 2025. Jokowi saat itu merespons soal pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka yang disuarakan Forum Purnawirawan Prajurit TNI.

"Kata Jokowi: Pemilihan Presiden itu satu paket, maknanya: kalau mau jatuhkan anak saya, maka Prabowo juga harus jatuh," kata Said Didu dikutip dari akun X pribadinya, Senin 22 September 2025. 


Berikutnya, kata Said Didu, ancaman kedua Jokowi disampaikan pada Jumat 19 September 2025.

"Jokowi perintahkan dukung Prabowo-Gibran dua periode, maknanya kalau Prabowo mau maju jadi Capres 2029 maka harus bersama anak saya (Gibran). Artinya, Jokowi kembali menantang kita semua," kata Said Didu.

Setelah memaksakan putra sulungnya menjadi wapres lewat perubahan konstitusi, kata Said Didu, Jokowi kembali memerintahkan relawannya untuk memaksa Prabowo itu untuk menjadikan anaknya sebagai cawapres pada Pilpres 2029.

"Demi menyelamatkan bangsa, sudah saatnya kita semua tidak diam menghadapi tantangan Nepal (Negarawan Palsu) tersebut," pungkas Said Didu.




Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya