Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. (Foto: RMOL/Jamaludin)
Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. (Foto: RMOL/Jamaludin)
"Hampir 400 travel (mendapat kuota tambahan), itu yang membuat agak lama dan kenapa enggak cepat ditetapkan (tersangka)," kata Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Minggu, 21 September 2025.
Asep menyebut KPK masih membutuhkan keterangan dari para travel haji yang mendapatkan kuota tambahan sebelum menetapkan tersangka.
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50
Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59
UPDATE
Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18
Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12
Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02
Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02
Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00
Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49
Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45
Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30
Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14
Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01