Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Reuters)

Dunia

Trump Ancam Afghanistan Serahkan Pangkalan Bagram

MINGGU, 21 SEPTEMBER 2025 | 15:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan ada hal-hal buruk yang terjadi jika Afghanistan tidak menyerahkan kembali Pangkalan Udara Bagram kepada Washington.

Pangkalan itu pernah menjadi markas utama militer AS selama dua dekade perang setelah serangan 11 September 2001.

“Jika Afghanistan tidak mengembalikan Pangkalan Udara Bagram kepada mereka yang membangunnya, Amerika Serikat, hal-hal buruk akan terjadi,” ujar Trump dalam unggahan di Truth Social, seperti dikutip dari Reuters, Minggu, 21 September 2025.


Trump mengatakan pihaknya tengah berbicara dengan otoritas Afghanistan mengenai upaya merebut kembali Bagram. 

Kepada wartawan di Gedung Putih, ia menegaskan ancaman serupa terhadap Afghanistan. Trump bahkan tidak menampik kemungkinan penggunaan militer. 

"Kami menginginkannya kembali dan kami menginginkannya kembali segera, sekarang juga. Dan jika mereka tidak melakukannya, jika mereka tidak melakukannya, kalian akan tahu apa yang akan kulakukan," tegasnya. 

Pangkalan Bagram ditinggalkan pasukan AS pada Juli 2021, seiring penarikan penuh dari Afghanistan yang berujung pada kembalinya Taliban berkuasa. Sejak itu, pemerintah Afghanistan menyatakan penolakan terhadap kemungkinan kehadiran ulang militer Amerika.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya