Berita

Anak-anak Gaza (Foto: Getty Images)

Global

Jepang Tolak Akui Palestina di PBB Gegara Trump

MINGGU, 21 SEPTEMBER 2025 | 11:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jepang dipastikan tidak akan mengakui Palestina sebagai negara berdaulat dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pekan depan.

Keputusan itu dipengaruhi kekhawatiran Tokyo bahwa langkah tersebut dapat memperburuk situasi di Timur Tengah sekaligus merusak hubungan dengan Amerika Serikat.

Mengutip laporan Asahi Shimbun pada Minggu, 21 September 2025, pemerintahan Presiden Donald Trump secara langsung menyampaikan penolakannya terhadap kemungkinan Jepang mendukung pengakuan negara Palestina. 


Sementara itu, sejumlah sekutu utama Washington seperti Inggris, Australia, Kanada, dan Prancis telah menyatakan siap memberikan dukungan dalam forum internasional tersebut.

Menteri Luar Negeri Jepang, Takeshi Iwaya menegaskan bahwa serangan baru Israel untuk mengambil alih kendali penuh atas Gaza justru memperburuk krisis kemanusiaan.

“Kami mendesak Israel untuk segera mengambil langkah nyata guna mengakhiri krisis kemanusiaan yang parah ini, serta mematuhi hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional,” kata Iwaya.

Perdana Menteri Shigeru Ishiba, yang sebelumnya dijadwalkan akan berbicara mengenai Gaza dan mendorong solusi dua negara di New York, disebut tidak akan terlibat dalam diskusi pengakuan Palestina. 

Saat ini, sekitar 150 negara di dunia telah mengakui Palestina sebagai negara berdaulat.

Seorang akademisi Jepang yang enggan disebutkan namanya menilai keputusan Tokyo justru memalukan.

“Jepang sebelumnya mengatakan masih mempertimbangkan situasi, tetapi memutuskan untuk menolak pengakuan hampir pasti merupakan semacam gestur kepada AS,” ujarnya, seperti dimuat South China Morning Post. 

Sikap itu, lanjut sang akademisi, menempatkan Jepang dalam posisi lemah dibandingkan sekutu lain Amerika.

“Itu bukan tampilan yang baik dan menempatkan Jepang dalam posisi lemah dibandingkan sekutu AS lainnya yang berani berbeda pendapat dengan pemerintahan Trump,” kata dia.

Senada, Robert Dujarric, Direktur Bersama Institute of Contemporary Asian Studies di Universitas Temple, Tokyo, menilai keputusan Jepang tidak akan membawa pengaruh nyata di lapangan.

“Tidak ada negara di Timur Tengah yang peduli, dan satu-satunya negara yang penting bagi Jepang dalam isu ini hanyalah AS,” tegasnya. 

Menurut Dujarric pengakuan terhadap Palestina tidak membawa banyak keuntungan bagi Jepang, bahkan bisa membuat Trump marah. 

“Sekalipun Jepang mengakui Palestina, dampaknya nol, tetapi risikonya adalah membuat Trump tersinggung," ungkapnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya