Berita

Transjakarta Hantam Empat Ruko di kawasan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur. (Foto: Tangkapan Layar)

Nusantara

Pramono Akan Evaluasi Transjakarta Imbas Marak Kecelakaan

MINGGU, 21 SEPTEMBER 2025 | 10:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons maraknya kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta belakangan ini. Ia berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional transportasi publik tersebut.

"Kami mengevaluasi terhadap Transjakarta," kata Pramono kepada wartawan di Jakarta, Minggu, 21 September 2025.

Pramono menilai, sejumlah kecelakaan terjadi bukan semata-mata karena kelalaian sopir bus, melainkan juga akibat pengendara lain yang kerap menerobos jalur khusus Transjakarta. 


"Kadang-kadang kejadiannya karena ada yang motong jalur Transjakarta dan sebagainya," ujarnya.

Meski begitu, ia menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperbaiki sistem pengawasan dan manajemen keselamatan agar peristiwa serupa tidak terulang. 

"Tentunya akan kami perbaiki. Nggak boleh terjadi lagi," kata dia.

Menurut Pramono, keamanan dan kenyamanan menjadi faktor penting dalam mendorong warga beralih ke transportasi umum. Ia menyebut, jumlah pengguna Transjakarta dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami peningkatan.

"Supaya ini juga memberi aman dan nyaman. Karena sekarang ini betul-betul Transjakarta, kenaikan orang menggunakan Transjakarta sudah naik secara signifikan," tuturnya.

Pramono menegaskan, komitmen pemerintah provinsi tetap konsisten dalam mengembangkan layanan transportasi publik. "Saya mendorong untuk penggunaan transportasi publik itu meningkat," katanya.

Teranyar, armada Transjakarta menabrak empat rumah toko (ruko) di kawasan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Jumat pagi, 19 September 2025. Peristiwa itu mengakibatkan enam orang luka-luka.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bus yang terlibat adalah armada operator Steady Safe-SAF 045 dengan rute koridor 11 Pulo Gebang–Kampung Melayu.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa, namun enam orang luka-luka, terdiri dari empat pelanggan, satu pramudi, dan satu warga.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya