Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

Pengamat:

Reshuffle Kabinet Timbulkan Kesan Instabilitas Politik

SABTU, 20 SEPTEMBER 2025 | 23:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto diingatkan agar memperhatikan stabilitas politik nasional ketika melakukan pergantian menteri di Kabinet Merah Putih.

Pengamat politik Citra Institute Efriza mengamati reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo harus memperhatikan aspek-aspek sosial, politik, dan ekonomi nasional.

"Terlalu seringnya reshuffle dalam waktu singkat juga dapat menimbulkan kesan ketidakstabilan dalam perencanaan kebijakan," ujar Efriza kepada RMOL di Jakarta, Sabtu, 20 September 2025.


Ia memperhatikan beberapa kali reshuffle Kabinet Merah Putih, bukan sekadar pada jabatan-jabatan menteri yang diganti melainkan ada deal politik dengan pihak tertentu.

"Semestinya pemerintah menyadari perlu berhati-hati agar publik tetap menilai langkah ini sebagai strategi memperkuat kinerja, bukan sekadar transaksi politik,' tuturnya.

Kekosongan jabatan menteri atau wakil menteri sempat terjadi, ketika Presiden Prabowo melakukan reshuffle pada 8 September 2025.

Sejumlah kursi menteri/wamen yang kosong antara lain Menteri BUMN usai ditinggal Erick Thohir yang mendapat tugas baru sebagai Menpora, serta Wamen Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang ditinggal Anggara Raka usai resmi diangkat menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah menggantikan Hasan Nasbi.

"Asumsi-asumsi negatif bisa menyembul ke permukaan karena sifat reshuffle yang bertahap dengan model mengosongkan posisi strategis kementerian tertentu," pungkas Efriza.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya