Berita

Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, Kurniawan. (Foto: RMOL/Slamet)

Politik

GCP Komitmen Terus Dukung Kebijakan Prabowo

Laporan: Slamet*
SABTU, 20 SEPTEMBER 2025 | 22:35 WIB

Gerakan Cinta Prabowo menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto sebagai presiden Republik Indonesia dalam menjalankan tugasnya. 

Hal ini terlihat pada Apel Kebangsaan yang diinisiasi 5 organ relawan yaitu Gerakan Cinta Prabowo, Garda Asta Cinta Nusantara, Garuda Emas, Garda Rakyat 08 dan Rampas 08.

Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, Kurniawan menjelaskan bahwa selama ini para pendukung Prabowo terkesan diam dan tidak ada ketika banyak pengkritik.


"Kami diam bukan berarti kami tidak ada.
Tapi hari ini kita tunjukkan bahwa pendukung Prabowo ini sampai hari ini masih konsisten, ada dan setia," ujar Kurniawan, Sabtu 20 September.

Para pendukung Prabowo yang terkumpul sejak 2008 ini telah berjuang memenangkan pada Pilpres 2024 lalu, dan mengaku akan tetap mendukung hingga 2029 mendatang.

"Bila perlu kalau memang Pak Prabowo sehat dan panjang umur kita akan tetap mendukung sampai kapanpun, saya rasa itu," imbuhnya.

Namun, kata Kurniawan, bahwa dukungannya terhadap Prabowo sebagai presiden, akan tetap solid selama kebijakannya pro terhadap rakyat.

"Selama kebijakan itu berpihak kepada masyarakat tentu akan kami dukung, kami support. Karena kami cinta kepada Prabowo tapi kami bukan cinta buta," katanya.

Pada sisi lain, dia meminta Prabowo untuk lebih sering terjun ke masyarakat untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang dialami rakyatnya. 

Lebih lanjut, Kurniawan juga meminta kepada Prabowo untuk segera mengganti pembantu-pembantunya yang tidak loyal dan tidak pro kepada rakyat. 

Selama kepemimpinan Prabowo, ia juga mengakui dan mengakui belum sepenuhnya sempurna. Namun, seluruh kebijakannya akan terus didukung.

"Tidaklah mudah untuk melakukan perubahan-perubahan negeri ini, Selama teamworknya belum kompak dan solid," pungkasnya.
*Kontributor Bekasi

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya