Berita

Ilustrasi

Global

AS Rogoh Kocek Rp8,3 Triliun untuk Bantu Israel Cegat Rudal Iran

SABTU, 20 SEPTEMBER 2025 | 22:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Amerika Serikat (AS) dikabarkan menghabiskan hampir 500 juta Dolar AS atau sekitar Rp8,3 triliun untuk membantu Israel mencegat serangan rudal Iran dalam perang 12 hari yang pecah pada Juni lalu.

Dokumen anggaran Kementerian Pertahanan AS tertanggal 1 Agustus yang baru dirilis menunjukkan alokasi sebesar 498,3 juta Dolar AS untuk mengganti pencegat Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) yang digunakan selama operasi tempur AS atas permintaan Israel. 

Media pertahanan AS War Zone melaporkan dana ini digolongkan sebagai “item kepentingan khusus” dan “persyaratan anggaran darurat.”


Sebelumnya, CNN juga menyinggung bahwa AS mungkin menggunakan 100 hingga 150 pencegat THAAD sepanjang konflik, atau sekitar seperempat dari stok nasional yang dimiliki.

Perang dimulai ketika Israel melancarkan serangan udara besar-besaran pada 13 Juni, menargetkan fasilitas nuklir dan situs militer Iran. 

Serangan itu menewaskan sejumlah pejabat tinggi, termasuk kepala staf umum Iran, komandan Korps Garda Revolusi Islam, sembilan ilmuwan nuklir, dan ratusan warga sipil.

Iran kemudian membalas dengan menembakkan ratusan rudal balistik ke Israel, menewaskan puluhan orang dan menyebabkan kerusakan parah. Namun, sebagian besar rudal berhasil dicegat.

Ketegangan meningkat saat AS ikut campur pada 22 Juni dengan menghantam fasilitas nuklir Iran menggunakan bom penghancur dan peluru kendali. 

Iran lalu membalas dengan menyerang pangkalan militer AS di Doha, Qatar, namun serangan itu hanya menimbulkan kerusakan minor tanpa korban jiwa dan berakhir pada 24 Juni.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya