Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Inteligence)

Bisnis

Bitcoin Tersungkur di Level 115.000 Dolar AS

SABTU, 20 SEPTEMBER 2025 | 11:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin (BTC) kembali melemah sekitar 1,39 persen ke posisi 115.692 Dolar AS, menurut data CoinMarketCap pada Sabtu jelang siang, 20 September 2025.

Penurunan ini dipicu oleh gelombang likuidasi besar-besaran. Pada 19 September, tercatat lebih dari 2,2 miliar Dolar AS posisi kripto terpaksa ditutup, dengan sebagian besar dialami pedagang ritel yang terlalu berani menggunakan leverage. 

Untuk Bitcoin saja, nilai likuidasi posisi beli mencapai 176 juta Dolar AS setelah harga jatuh di bawah 116 ribu Dolar AS. Pola seperti ini mengingatkan pada April 2025, ketika gelombang likuidasi memicu koreksi hingga 15 persen.


Tekanan jual juga semakin kuat karena para “paus” atau pemegang besar Bitcoin mulai mencairkan keuntungan. Sepanjang pekan ini, sekitar 12 ribu BTC dipindahkan ke bursa, angka tertinggi sejak November 2024. 

Hal ini terjadi setelah harga Bitcoin melonjak 13 persen dalam 90 hari terakhir, bersamaan dengan arus keluar dana ETF yang mencapai -643 juta Dolar AS pada Agustus. 

Meski begitu, investor menengah dengan kepemilikan 100-1.000 BTC justru menambah simpanan sebesar 122.000 BTC sejak Maret, menandakan keyakinan jangka panjang masih terjaga.

Saat ini pasar menanti apakah Bitcoin mampu bertahan di atas 115.400 Dolar AS. Jika menutup perdagangan di bawah level tersebut, harga berisiko turun lagi menuju support di 113.800 Dolar AS. Namun bila mampu bertahan, peluang kenaikan ke 120 ribu Dolar AS masih terbuka.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya