Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dokumen Setpres)

Politik

Reshuffle Kabinet Prabowo Masih Ada Tarik Menarik Geng Solo

SABTU, 20 SEPTEMBER 2025 | 10:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Reshuffle Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto di September 2025 ini disinyalir masih dipengaruhi Genk Solo.

Pengamat Citra Institute, Efriza, menilai jika publik mencermati reshuffle berjilid-jilid di September 2025 ini, maka ada potensi campur tangan kepentingan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

"Reshuffle di bulan September terlihat sifatnya bertahap, juga tarik-menarik kepentingan dengan Genk Solo misalnya," ujar Efriza kepada RMOL, Jumat, 19 September 2025.


Menurutnya, reshuffle seharusnya merupakan momentum Presiden Prabowo untuk melakukan konsolidasi politik yang semakin kuat ke dalam, dan kerja pemerintahan semakin efektif.

Namun sayangnya, dari sejumlah menteri yang diganti pada Rabu, 17 September 2025, masih terdapat sejumlah orang yang punya kedekatan dengan Jokowi. 

"Jika reshuffle 8 September lebih menegaskan upaya perbaikan kinerja dengan menggeser posisi-posisi strategis, maka reshuffle terbaru kemarin tampak sarat dengan dimensi politik," tutur Efriza.

Kendati begitu, dosen ilmu pemerintahan FISIP UNPAM itu meyakini, Presiden Prabowo akan terus memperkuat basis koalisi pemerintahan, dan memastikan stabilitas dukungan di parlemen. 

"Sekaligus Presiden Prabowo melakukan upaya menyeimbangkan kepentingan antarpartai pendukung serta kebutuhan profesional di kabinet," demikian Efriza menambahkan. 

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya