Berita

Menlu Sugiono (Foto: Dokumen DPP Gerindra)

Politik

Ini Rangkaian Perjalanan Prabowo Sebelum dan Sesudah Hadiri Sidang Umum PBB

SABTU, 20 SEPTEMBER 2025 | 09:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengungkap rencana perjalanan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 di New York. 

Sebelum menuju New York, Presiden dijadwalkan singgah di Jepang terlebih dahulu. 

Prabowo bersama  Sugiono, beserta rombongan, berangkat dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma pada Jumat malam 19 September 2025. 


“Bapak Presiden akan bertolak memulai rangkaian kunjungannya ke New York dalam rangka menghadiri Sidang Umum PBB yang ke-80. Sebelum ke New York, beliau akan singgah dulu di Osaka mengunjungi Pavilion Indonesia di Osaka Expo,” ungkap Sugiono dalam keterangan resminya yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu 20 September 2025. 

Adapun Sidang Umum PBB ke-80 tahun ini mengusung tema Better Together, Eight Years and More for Peace, Development and Human Rights. 

Sugiono menekankan bahwa forum tersebut adalah momentum penting untuk memperbarui semangat multilateralisme di tengah dinamika global saat ini.

Agenda Presiden di New York akan dimulai pada Senin, 22 September 2025 dengan menghadiri konferensi internasional mengenai Two-State Solution di markas besar PBB.  

Konferensi ini merupakan kelanjutan pertemuan Sidang Umum PBB pada Juli lalu yang saat itu tak dihadiri perwakilan Israel maupun Amerika Serikat (AS).
Pada Selasa, 23 September 2025, Presiden Prabowo akan berpidato dalam sesi debat umum Sidang Majelis Umum PBB. Indonesia mendapat giliran ketiga setelah Brasil dan AS. Sesi ini dikenal sebagai puncak Sidang Umum saat para pemimpin dunia memaparkan prioritas nasional dan visinya di hadapan audiens global.

Selain agenda utama tersebut, Presiden juga dijadwalkan melakukan sejumlah pertemuan bilateral dan multilateral bersama jajaran menterinya, termasuk Menko Pangan, Menteri Perdagangan, Menteri HAM, Menteri Investasi, dan Sekretaris Kabinet.

Usai menyelesaikan agenda di New York, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Ottawa, Kanada, untuk melakukan kunjungan resmi sekaligus menyaksikan penandatanganan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA). 

“Singgah di Ottawa, Kanada untuk melakukan kunjungan resmi dan menyaksikan penandatanganan Indonesia-Kanada-CEPA,” ucap Sugiono.

Dari Kanada, Presiden akan lanjut menuju Belanda. 
Sugiono menyebut Presiden Prabowo diagendakan bertemu dengan Raja Willem-Alexander.  

“Kemudian dari Ottawa, Beliau akan ke Belanda. Rencananya akan diterima oleh Raja dan Perdana Menteri Belanda. Setelah itu akan kembali ke tanah air,” demikian Sugiono.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya