Berita

Politikus senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Husnan Bey Fananie. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

Muktamar X PPP

Husnan Bey Pede Sikat Mardiono dan Agus Suparmanto

SABTU, 20 SEPTEMBER 2025 | 01:02 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Politikus senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Husnan Bey Fananie percaya diri mampu mengalahkan dua pesaingnya, Muhamad Mardiono dan Agus Suparmanto dalam perebutan kursi ketua umum partai Ka'bah di Muktamar X pada 27 September 2027 di Taman Jaya Ancol, Jakarta. 

“Jadi pendekatan saya secara komunikasi, bukan secara mengikat, pendekatan kultural. Kalau dikatakan sudah berapa banyak, semuanya sudah. DPC-DPC dan DPW-DPW,” kata Husnan kepada wartawan di Jakarta Selatan, Jumat 19 September 2025.

Husnan mengklaim mampu memenangkan pertarungan Muktamar X PPP tanpa menggunakan politik uang.


“Justru saya pertanyakan sebaliknya, Pak Mardiono, Pak Agus Suparmanto apakah siap bertarung dengan saya tanpa uang?” tanya Husnan.

Cucu pendiri Pondok Pesantren Gontor ini menegaskan PPP tidak akan berubah dan menjadi partai pemenang jika praktik politiknya kerap menggunakan uang tanpa adanya inovasi yang baik.

“Saya kader asli PPP, saya lahir dari partai ini, saya besar dari partai ini," pungkas Husnan.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya