Berita

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid. (Foto: Humas PKS)

Dunia

Deklarasi New York Bukti Dunia Tolak Penjajahan Israel Terhadap Palestina

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 13:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Apresiasi tinggi dan dukungan penuh disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid, terhadap keputusan Majelis Umum PBB yang mengesahkan kemerdekaan Palestina melalui Deklarasi New York.

“Ini adalah kemenangan diplomasi kemanusiaan. Dunia akhirnya mengakui hak Palestina untuk merdeka dan berdaulat,” tegas Kholid di Jakarta, Jumat, 19 September 2025.

Kholid menegaskan, keputusan ini menjadi tahapan penting dalam perjuangan panjang rakyat Palestina melawan penjajahan dan agresi Israel. 


“PKS konsisten menyuarakan kemerdekaan Palestina. Pengakuan ini menegaskan bahwa perjuangan rakyat Palestina bukanlah isu regional semata, melainkan perjuangan universal untuk keadilan dan kemanusiaan,” ujar anggota DPR RI itu.

Deklarasi New York lahir dari konferensi internasional yang digelar di markas besar PBB oleh Prancis dan Arab Saudi, dimulai Juli 2025 dan rampung di akhir September 2025. 

Dalam keterangan resminya, PBB menegaskan bahwa deklarasi ini menjadi peta jalan bersama menuju solusi dua negara (two-state solution) yaitu menghentikan perang di Gaza, membebaskan para sandera, dan menegakkan berdirinya negara Palestina yang berdaulat dan hidup layak.

Menurut Kholid, keputusan PBB ini memperlihatkan isolasi moral Israel dan sekutunya. Dari 193 anggota PBB, sebanyak 142 negara mendukung pengakuan Palestina, hanya 10 negara yang menolak, sementara 12 abstain. 

“Ini bukti terang-benderang bahwa dunia menolak penjajahan dan kejahatan genosida Israel atas Palestina,” kata Kholid, alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia itu.

PKS menilai, dukungan luas negara-negara PBB harus diikuti dengan langkah konkret, terutama penghentian agresi Israel di Gaza. 

“Kemenangan diplomasi ini harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata demi kehidupan yang layak dan damai bagi rakyat Palestina,” tegasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya