Berita

Raja Maroko Mohammed VI (Foto: MAP)

Dunia

Raja Maroko Resmikan Proyek Raksasa Pelabuhan Casablanca

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 12:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Raja Maroko Mohammed VI meresmikan dan meninjau sejumlah proyek besar yang tengah dilaksanakan dalam rangka restrukturisasi dan pengembangan Kompleks Pelabuhan Casablanca pada Kamis waktu setempat, 18 September 2025.

Proyek-proyek tersebut bertujuan memperkuat daya tarik ekonomi dan pariwisata kota metropolitan ini, sekaligus memantapkan posisinya sebagai pusat keuangan utama di benua Afrika yang terbuka terhadap dunia internasional.

Selain itu, proyek juga memobilisasi investasi sekitar 5 miliar dirham Maroko (MAD) dan mencakup pembangunan pelabuhan perikanan baru, pembangunan galangan kapal modern, pembangunan terminal kapal pesiar, serta pembangunan kompleks administratif yang menyatukan seluruh pemangku kepentingan Pelabuhan Casablanca.


“Proyek-proyek ini mencerminkan tekad berkelanjutan Yang Mulia Raja untuk melengkapi ibu kota ekonomi Kerajaan dengan infrastruktur modern yang memenuhi standar internasional, mampu menghidupkan kembali metropolis secara berkelanjutan, serta menjawab aspirasi warganya,” bunyi pernyataan resmi yang diterima redaksi hari Jumat, 19 September 2025.

Raja Mohammed VI meresmikan pelabuhan perikanan baru senilai 1,2 miliar MAD yang diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan nelayan, menciptakan lingkungan pemasaran produk laut yang lebih baik, menata sektor perikanan pesisir dan tradisional, serta mengembangkan aktivitas terkait.

Pelabuhan ini mampu menampung lebih dari 260 kapal nelayan tradisional dan hampir 100 kapal penangkap ikan pesisir, serta dilengkapi dengan pasar ikan modern, unit pengelolaan kontainer, tiga unit produksi es, tempat bagi pemilik kapal dan pedagang, serta asrama pelaut.

Selanjutnya, Raja meninjau galangan kapal baru senilai 2,5 miliar MAD yang ditujukan untuk merestrukturisasi dan mengembangkan industri pembangunan serta perbaikan kapal di Maroko, memenuhi permintaan nasional maupun sebagian permintaan internasional, dan memperkuat posisi Maroko di pasar global.

Galangan ini mencakup pembangunan dok kering sepanjang 240 meter, platform pengangkat 9.700 ton, serta pengembangan 21 hektare lahan timbunan dan 660 meter dermaga.

Raja Maroko juga meresmikan terminal kapal pesiar baru senilai 720 juta MAD, berkapasitas 450.000 penumpang per tahun dan mampu menampung kapal sepanjang hingga 350 meter. 

Terminal ini dibangun untuk meningkatkan daya tarik Casablanca sebagai destinasi pariwisata dan memperkuat sektor wisata kapal pesiar.

Selain itu, Raja meresmikan kompleks administratif senilai 500 juta MAD yang menyatukan seluruh layanan pelabuhan, mulai dari otoritas pelabuhan, bea cukai, operator, hingga perusahaan logistik, dalam satu kawasan, guna mengoptimalkan ruang pelabuhan dan meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna.

Proyek-proyek berskala besar ini menjadi bagian dari modernisasi menyeluruh Kompleks Pelabuhan Casablanca, sekaligus memperkuat dinamika pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Raja Mohammed VI. 

Dengan dukungan infrastruktur baru ini, Casablanca diharapkan mampu berkembang sebagai pusat ekonomi dan wisata kelas dunia, sejajar dengan pelabuhan besar Tanger-Med, serta pelabuhan masa depan Nador West-Med dan Dakhla Atlantique.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya