Berita

Logo Starlink (Foto: Wikipedia)

Tekno

Rusia Siap Luncurkan Jaringan Internet Satelit Mirip Starlink

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 11:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia akan segera memiliki jaringan internet satelit sendiri yang mirip dengan Starlink milik SpaceX.

Kepala badan antariksa Rusia, Roscosmos, Dmitry Bakanov, mengatakan peluncuran perdana satelit internet Rusia dijadwalkan pada Desember 2025. 

“Beberapa satelit uji di orbit sudah diperiksa, dan satelit produksi telah dimodifikasi,” ujarnya pada Rabu, dikutip dari RT, Jumat, 19 September 2025. 


Ia menambahkan bahwa sistem penuh akan rampung dalam dua tahun.

Sistem ini diklaim penting untuk kebutuhan militer. Sebelumnya, Roscosmos menyebut internet satelit nasional akan membantu pasukan Rusia mengendalikan drone dengan presisi lebih tinggi.

Starlink sendiri sudah terbukti memainkan peran besar bagi pasukan Ukraina dalam perang. Internet berkecepatan tinggi dari orbit rendah Bumi itu memungkinkan mereka mengoordinasikan operasi, mengawasi pergerakan, hingga mengoperasikan drone di garis depan.

SpaceX kini mengoperasikan jaringan satelit terbesar di dunia dengan lebih dari 7.000 satelit Starlink di orbit. Layanan yang diluncurkan sejak 2020 itu sudah memiliki lebih dari 6 juta pengguna di lebih dari 140 negara, meski tidak tersedia di Rusia.

Sejak 2022, Ukraina menerima lebih dari 50.000 terminal Starlink. Elon Musk bahkan mengakui sistem tersebut dipakai di garis depan setelah jaringan komunikasi lainnya hancur. 

Namun, pada September 2022, Reuters melaporkan Musk sempat memutus jangkauan Starlink saat Ukraina melakukan serangan balasan di beberapa wilayah, termasuk Kherson. Langkah itu membuat lebih dari 100 terminal lumpuh dan menggagalkan sebagian operasi militer Ukraina.

Keputusan Musk diyakini karena dirinya khawatir bahwa serangan Ukraina bisa memicu respons nuklir dari Rusia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya