Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

GOTO akan Gunakan Pinjaman Rp4,65 Triliun untuk Ekspansi Bisnis

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 07:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan telah memperoleh fasilitas pinjaman berjangka baru senilai Rp4,65 triliun.

Fasilitas pinjaman tersebut berasal dari PT Bank DBS Indonesia dan United Overseas Bank Limited, dengan tenor selama empat tahun.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, disebutkan bahwa dana segar ini akan digunakan sebagian untuk melunasi sisa pinjaman di bawah fasilitas yang telah disepakati pada November 2022 atau fasilitas eksisting, dengan saldo terutang sebesar Rp467 miliar per Juni 2025. 


Sementara sisanya akan dialokasikan untuk kebutuhan korporasi umum, mendukung pertumbuhan perseroan, investasi, serta kebutuhan modal kerja.

Manajemen GOTO mengatakan fasilitas ini akan memberikan ruang gerak lebih luas bagi perseroan.

“Fasilitas baru ini memperkuat posisi keuangan GOTO dan memberikan fleksibilitas tambahan untuk mendukung pertumbuhan serta efisiensi ekosistem GoTo secara berkelanjutan,” ujar Chief Financial Officer GoTo, Simon Ho, dalam keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Jumat 19 September 2025.

Head of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Anthonius Sehonamin, mengungkapan, kerja sama ini sejalan dengan komitmen bank dalam mendukung perekonomian digital Indonesia.

“Kami senang dapat bermitra dengan GoTo dalam mendukung perjalanan pertumbuhan bisnis mereka. Kolaborasi ini mencerminkan peran Bank DBS sebagai mitra terpercaya untuk menghadirkan solusi finansial inovatif,” katanya.

Sementara itu, Wholesale Banking Director PT Bank UOB Indonesia, Harapman Kasan, menegaskan fasilitas ini melanjutkan dukungan UOB sejak 2020.

“Kami bangga dapat mendampingi GoTo dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan bisnis mereka. Fasilitas ini menegaskan pentingnya kemitraan jangka panjang dengan korporasi terkemuka seperti GoTo,” ujarnya.

Fasilitas kredit Rp 4,65 triliun ini dapat digunakan setiap saat jika dibutuhkan oleh GOTO.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya