Berita

Pakar komunikasi digital, Siska Fitria. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Pakar Komunikasi Digital Ingatkan Bahaya Adu Domba Narasi

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 07:29 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pakar komunikasi digital, Siska Fitria menyoroti fenomena baru di ruang digital yang kian marak terjadi, yakni adu domba narasi melalui media sosial. 

Hal itu disampaikan dalam diskusi publik bertajuk ‘Bahaya Disinformasi Influencer Bagi Persatuan Bangsa’ di Jakarta, Kamis, 18 September 2025.

“Banyak orang menyebarkan informasi tanpa menyaring terlebih dahulu kebenarannya. Akibatnya, masyarakat sering dilanda kebingungan hingga memicu ketegangan di berbagai kelompok,” kata Siska melalui keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 19 September 2025.  


Ia menambahkan, grup-grup percakapan kini dipenuhi informasi dari berbagai isu, mulai dari lingkungan, ekonomi, hingga politik. Namun, masalah muncul ketika sebagian besar anggota langsung membagikan ulang tanpa melakukan verifikasi. 

“Kebiasaan ini mempercepat penyebaran informasi yang keliru dan menyesatkan opini publik,” ujarnya.

Siska juga menyoroti lemahnya etika komunikasi di media sosial. Menurutnya, banyak komentar yang bernada kasar dan tidak pantas, mencerminkan rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga tata krama online. 

“Padahal tutur kata di ruang digital sama pentingnya dengan interaksi nyata sehari-hari,” tegasnya.

Fenomena lain yang ia soroti adalah maraknya beredarnya potongan video pejabat maupun tokoh publik. Konten yang tidak utuh kerap memicu kontroversi dan membentuk persepsi bias di masyarakat.

“Opini publik akhirnya lebih mudah diarahkan ke hal-hal negatif, dan ini semakin memperkuat polarisasi,” jelas Siska.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kesadaran etika digital. Masyarakat harus mulai belajar memilah informasi sebelum membagikan, serta menanamkan sikap santun dalam berkomentar. 

“Jika hal ini bisa dilakukan bersama, media sosial bisa kembali menjadi ruang sehat untuk berdiskusi,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya