Berita

Kantor Kementerian BUMN. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Komisi VI DPR:

Pemerintah Jangan Tergesa-gesa Ubah Kementerian BUMN jadi Danantara

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 00:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta tidak terburu-buru mengubah nomenklatur kementerian BUMN menjadi badan. Terlebih, muncul isu BUMN akan menjadi Danantara.

Anggota Komisi VI DPR Mufti Anam menilai dengan perubahan itu akan menimbulkan masalah baru.

“Pemerintah tidak boleh menyelesaikan satu persoalan dengan menimbulkan persoalan baru. Kita semua ingin BUMN lebih lincah, efisien, dan memberi manfaat besar untuk rakyat," kata Mufti Anam kepada RMOL di Jakarta, Kamis, 18 September 2025.


Menurut Legislator PDIP ini, jika perubahan Kementerian BUMN menjadi badan atau BPI Danantara tanpa melibatkan partisipasi serta aspirasi publik maka berakibat fatal.

"Tapi kalau kebijakan ini lahir dengan cara grusah-grusuh, tanpa naskah akademik yang terbuka, tanpa uji publik, tanpa melibatkan DPR, maka potensi kerusakannya lebih besar daripada perbaikan. Ada risiko besar kebijakan ini dimanfaatkan ‘penumpang gelap’ yang mengincar aset dan kekuasaan atas BUMN," ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah harus mematuhi hukum dan aturan perundang-undangan ketika mengubah suatu lembaga.

"Negara harus hadir dengan tata kelola yang transparan, patuh hukum, sesuai undang-undang, dan taat konstitusi, bukan dengan kebijakan jalan pintas," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

UPDATE

OTT Tak Berarti Apa-apa Jika KPK Tak Bernyali Usut Jokowi

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:17

Efektivitas Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00

Jokowi Tak Pernah Berniat Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:51

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:25

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:18

PSI Diperkirakan Bertahan Jadi Partai Gurem

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10

Dari Wakil Tuhan ke Tikus Got Gorong-gorong

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:24

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:21

Amien Rais Tantang Prabowo Copot Kapolri Listyo

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:10

PDIP Rawat Warisan Ideologis Fatmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:07

Selengkapnya