Berita

Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes. (Foto: Badan Komunikasi Pemerintah)

Politik

Cek Kesehatan Gratis Sudah Jangkau Hampir 30 Juta Penerima

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 17:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto telah menjangkau hampir 30 juta orang.

"Program ini sudah menjangkau sebanyak 29,8 juta penerima manfaat," ujar Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi dalam keterangannya, Kamis, 19 September 2025.

Program ini diluncurkan sejak 10 Februari 2025 sebagai bagian dari strategi nasional membangun sistem kesehatan yang adil. Hingga kini, sebanyak 32,3 juta orang telah terdaftar dan tersebar di 10.226 Puskesmas seluruh Tanah Air.


Tahun ini, pemerintah menargetkan 60 juta penerima manfaat dan cakupan penuh secara bertahap. CKG melibatkan Puskesmas, Posyandu, sekolah, klinik BPJS, kantor, dan komunitas.

Dari 29,8 juta masyarakat yang sudah mendapatkan layangan, 5,9 juta di antaranya peserta didik dari 91.184 sekolah. Mulai dari jenjang SD hingga SMA, termasuk pesantren di 38 provinsi.

Sebaran dari masyarakat peserta cek kesehatan gratis meliputi perempuan dengan total 17.176.524 orang dan laki-laki sebanyak 12.688.214 orang. Peserta terbanyak berasal dari Jawa Tengah, disusul Jawa Timur, dan Jawa Barat. 

"Jumlah populasi di provinsi-provinsi tersebut sangat besar. Kita juga menginginkan supaya provinsi lain segera mengejar dengan rate yang sama,” ujarnya. 

Papua, Papua Barat, dan Papua Pegunungan menjadi provinsi dengan jumlah peserta CKG paling sedikit.

Untuk mengejar target 60 juta penerima manfaat tahun ini, pemerintah akan terus mengoptimalkan tren pendaftar dan kehadiran periode 10 Februari hingga 17 September 2025, yakni 603.059 pendaftar dan 491.597 orang setiap hari, baik di Puskesmas maupun di sekolah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya