Berita

Mantan Kepala Staf Presiden, AM Putranto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

AM Putranto Klarifikasi Pencopotan dari KSP Bukan Karena Masalah

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 14:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mantan Kepala Staf Presiden, AM Putranto menegaskan bahwa dirinya meninggalkan jabatan tersebut tanpa masalah dan dalam kondisi baik-baik.

Hal tersebut ia sampaikan kepada awak media di acara serah terima jabatan Kepala Staf Presiden (KSP) kepada Muhammad Qodari di Kantor KSP, Jakarta, Kamis, 18 September 2025. 

Dalam sambutannya, AM Putranto menekankan bahwa pencopotannya dari jabatan kepala KSP dilakukan secara baik-baik dan bukan karena persoalan apapun.


“Yang jelas saya meninggalkan tempat ini tidak dalam keadaan bermasalah, dengan baik-baik dan saya senang anda berkarir di sini, dan semua saya serahkan kepada Pak Qodari,” tegasnya.

Dengan suara bergetar dan air mata yang menetes, Putranto tak kuasa menahan haru saat menyampaikan perpisahan kepada jajaran KSP. 

“Saya butuh tisu, saya agak emosional, terima kasih ya. Saya tentara tapi bisa nangis juga ya, saya coba tahan dari tadi. Tapi kan wajar, manusiawi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras jajaran KSP yang dinilainya memberi manfaat nyata bagi kementerian, lembaga, hingga masyarakat luas.

“Saat ini memang untuk KSP ada manfaat banyak bagi orang. Kenapa? Karena dirasakan oleh kementerian terkait bahwa apa yang dilakukan oleh seluruh jajaran KSP ini sangat bermanfaat. Terbukti yang dikoordinir oleh Pak Ivan terima kasih medsos kita nomor 2 ratingnya tertinggi untuk pemberitaan,” tutur Putranto.

Dalam kesempatan itu, Putranto juga menyatakan keyakinannya bahwa penggantinya, Muhammad Qodari, mampu melanjutkan tugas KSP dengan baik.

“Saya yakin Pak Qodari bisa melanjutkan dengan kreasinya yang sangat luar biasa. Punya latar belakang politik yang bagus, komunikasi bisa dengan siapapun,” ujarnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya