Berita

Prosesi Serah Terima Jabatan Wamenkop di Kantor Kemenkop. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Duet Ferry–Farida Bertekad Majukan Kopdes Merah Putih

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 13:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan sambutan hangat sekaligus harapan besar atas dilantiknya Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) yang baru Farida Farichah. 

Ferry yakin dengan integritas dan kapasitas yang dimiliki Farida akan menjadi dukungan baru untuk program Kementerian Koperasi (Kemenkop), terutama bagi program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. 

“Peran Wakil Menteri sangat penting untuk mempercepat implementasi kebijakan dan membangun komunikasi efektif dengan pemangku kepentingan di pusat maupun daerah,” kata Ferry dalam kegiatan Serah Terima Jabatan Wamenkop di Kantor Kemenkop, Jakarta, Kamis, 18 September 2025.


Ferry menegaskan, salah satu fokus utama Kemenkop saat ini adalah operasionalisasi Kopdes Merah Putih, program yang sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Maka, perlunya penyesuaian kapasitas organisasi untuk mempercepat pelaksanaan tugas-tugas tersebut.

Dia juga mengajak seluruh jajaran Kementerian untuk mendukung penuh Wakil Menteri yang baru dan menjadikan momentum ini sebagai titik awal memperkuat soliditas organisasi guna meningkatkan kinerja.

“Amanah yang kami emban bukanlah beban, melainkan kehormatan. Dengan semangat, kerja keras, dan inovasi, saya yakin kita mampu menjadikan Kemenkop sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional,” tambahnya.

Menkop mengatakan, keberhasilan program Kopdes Merah Putih akan membawa perubahan signifikan bagi masyarakat, khususnya di pedesaan. Program ini dipandang sebagai salah satu pencapaian penting Kabinet Merah Putih dan Presiden Prabowo.

Ferry melanjutkan, saat ini Kopdes Merah Putih sudah memasuki tahap sosialisasi tata cara pencairan plafon pinjaman yang disediakan oleh pihak terkait, termasuk sosialisasi ke dinas-dinas dan satgas di tingkat provinsi serta kabupaten/kota. 

“Diharapkan, pada bulan Oktober mendatang, koperasi-koperasi desa yang tergabung dalam Kopdes Merah Putih sudah dapat mulai beroperasi secara efektif,” tegasnya.

Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, namun juga sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat desa melalui berbagai kegiatan seperti klinik desa, apotek desa, toko-toko bahan pokok, hingga pengembangan produk lokal seperti minyak, beras, dan pupuk. 


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya