Berita

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PHK) pada Kementerian Pertanian Agung Suganda di acara Ildex 2025, Tangerang, Rabu 27 September 2025 (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Nilai Produk Peternakan RI Didominasi Telur Ayam Rp192,5 Triliun di 2024

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 13:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Subsektor peternakan merupakan pilar penting pembangunan pertanian dan ketahanan pangan melalui penyediaan protein hewani, penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta dukungan terhadap ekonomi sirkular dan keberlanjutan agribisnis

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PHK) pada Kementerian Pertanian Agung Suganda menekankan bisnis peternakan dan kesehatan hewan memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan khususnya seiring dengan kebutuhan masyarakat akan protein hewani.

Tahun lalu, 2024, PDB subsektor peternakan mencapai Rp349 triliun  atau 12,54 persen dari total PDB sektor pertanian sebesar Rp2.791 triliun.


“Sedangkan perkiraan nilai total produk peternakan yang dihasilkan antara lain daging ayam senilai Rp144,8 triliun, telur ayam Rp192,5 triliun, daging sapi Rp77,68 triliun, dan susu segar Rp19,4 triliun,” terang Agung saat ditemui di pameran peternakan bertaraf internasional lLDEX 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, Banten, dikutip Kamis 18 September 2025. 

Dari sisi produksi, Indonesia telah mencatat surplus pada daging ayam ras dan telur ayam ras. Tahun 2024, produksi daging ayam ras mencapai 3,84 juta ton, melebihi kebutuhan nasional 3,72 juta ton. 

Untuk telur, produksi mencapai 6,3 juta ton, sementara kebutuhan hanya 6,2 juta ton.

Namun begitu,  Indonesia masih mengalami defisit pada daging sapi dan susu. Kebutuhan nasional daging sapi pada 2024 mencapai 0,77 juta ton, sementara produksi hanya 0,3 juta ton atau 48 persen dari kebutuhan. 

Defisit serupa terjadi pada susu, dengan kebutuhan 4,7 juta ton dan produksi nasional baru 1 juta ton.

“Melalui ILDEX ini diharapkan lahir banyak business deal yang dapat mendorong peningkatan PDB peternakan dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global,” ujar Agung. 

lLDEX (International Livestock, Dairy, Meat Processing and Aquaculture Exposition) tahun ini diikuti oleh peserta dari 26 negara dengan 270 booth. Hampir semua memperkenalkan teknologi di bidang peternakan. 

Agung berharap kegiatan ini bisa membuka peluang kerja sama dan investasi baru, terutama di bidang peternakan dan kesehatan hewan di Indonesia.

ILDEX Indonesia 2025 juga menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-189.

“Jadi, ini juga dalam rangkaian acara itu dan tentu yang paling penting adalah kolaborasi sinergi, termasuk juga bagaimana mendorong investasi peternakan dan kesehatan hewan di Indonesia ke depan yang lebih baik lagi,” imbuhnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya