Berita

Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 17 September 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Reshuffle Prabowo Bukan Perombakan Melainkan Pergantian Oknum Menteri

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 11:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Rocky Gerung menilai reshuffle kabinet terbaru Presiden Prabowo Subianto jauh dari ekspektasi publik. 

Alih-alih membawa penyegaran, Rocky menyebut apa yang terjadi hanyalah sekadar pergantian oknum menteri tanpa menghadirkan perubahan kualitas.

“Yang dituntut publik kan bukan sekadar pergantian, tapi kualitas dari kabinet itu berubah,” tegas Rocky lewat kanal Youtube miliknya, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Kamis, 18 September 2025.


Akademiis yang akrab disapa RG itu bahkan menyamakan reshuffle dengan permainan kartu. Meskipun sudah dikocok, namun kartu joker yang keluar sudah ditentukan.

“Itu yang menyebabkan publik menganggap bahwa reshuffle hari ini justru reshuffle yang buruk, karena tokoh-tokoh yang dibayangkan untuk diganti tidak diganti, sementara pengganti yang diharapkan pun tak muncul,” lanjutnya.

Rocky menyoroti khusus keputusan Presiden Prabowo menggeser Erick Thohir dari Menteri BUMN ke Menteri Pemuda dan Olahraga. Menurutnya, langkah ini membuka spekulasi politik baru. 

Sebagian pihak menilai Prabowo sedang berusaha menjaga jarak dengan mantan presiden Joko Widodo, namun di sisi lain ada anggapan mustahil karena banyak pos strategis kabinet masih diisi orang-orang yang dekat dengan Jokowi.

Perhatian Rocky juga tertuju pada penunjukan M. Qodari sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Ia mengibaratkan posisi itu di Amerika Serikat sebagai orang kedua setelah presiden. 

“Dia yang mengatur jadwal, dia yang mengoordinir segala macam,” kata Rocky.

Masalahnya, menurut Rocky, posisi itu justru menandakan Presiden Prabowo tidak peka terhadap tuntutan reformasi dan aspirasi anak muda yang sebelumnya berharap ada pembersihan kabinet dari sosok-sosok yang dianggap manipulatif.

“Jelas Qodari dalam kedudukannya sekarang dianggap bahwa Presiden Prabowo menyetujui sifat manipulatif dari apa yang dilakukan Qodari, termasuk ide tiga periode. Kalau begitu, publik bisa saja beranggapan bahwa Prabowo juga bersiap-siap untuk tiga periode,” ujar Rocky tajam.

Bagi Rocky, reshuffle kali ini belum menjawab kegelisahan publik. Bukan wajah baru yang ditunggu, melainkan keberanian untuk menampilkan kabinet yang lebih bersih, demokratis, dan sejalan dengan cita-cita reformasi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya