Berita

Gedung Bank Indonesia (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Bank Indonesia Ramal Ekonomi RI Tumbuh 4,6 - 5,4 Persen

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 11:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di kisaran 4,6–5,4 persen pada semester II-2025.

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan, proyeksi itu didukung oleh penguatan sinergi kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil.

“Dengan penguatan sinergi kebijakan Bank Indonesia dan Pemerintah, pertumbuhan ekonomi semester II 2025 diperkirakan membaik sehingga secara keseluruhan tahun 2025 akan berada di atas titik tengah kisaran 4,6 - 5,4 persen,” kata Perry dalam konferensi pers, Rabu, 18 September 2025.


Perry menekankan, pemulihan ekonomi perlu terus dipacu agar sesuai dengan kapasitas perekonomian nasional. 

Namun, ia mengakui konsumsi rumah tangga pada triwulan III 2025 belum sepenuhnya kuat akibat menurunnya ekspektasi konsumen, terutama kelompok menengah ke bawah, serta keterbatasan lapangan kerja.

Sementara dari sisi investasi, ia menekankan perlunya percepatan realisasi berbagai program prioritas pemerintah, termasuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di daerah.

Adapun ekspor diperkirakan membaik berkat peningkatan produk pertanian dan manufaktur, terutama ekspor minyak kelapa sawit (CPO) ke India setelah negara itu menurunkan bea impor.

Ia menambahkan, belanja pemerintah diproyeksikan meningkat pada semester II 2025 sejalan dengan implementasi proyek prioritas di sektor pangan, energi, pertahanan, dan paket kebijakan ekonomi nasional.

“Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dengan kebijakan stimulus fiskal dan sektor riil Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas perekonomian,” tuturnya.

BI, kata Perry juga akan memperkuat bauran kebijakan melalui penurunan suku bunga, pelonggaran likuiditas, pemberian insentif makroprudensial, serta percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Ditunggu Sayembara Mencari Silfester Matutina

Senin, 07 September 2026 | 02:30

TK-SD-SMP di Kota Bogor Berlakukan PJJ

Senin, 07 September 2026 | 02:03

Ujian KPK terkait Paulus Tannos: Jangan cuma Nangkap, tapi Kembalikan Aset

Senin, 07 September 2026 | 01:40

Water Mist Disemprot di Jalanan Jakarta Gegara Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 01:15

Dedi Mulyadi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 07 September 2026 | 01:01

Dalam Tiga Hari, Hampir 2.000 Orang Keracunan MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:44

Fahira Idris Sodorkan Enam Rekomendasi untuk MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:16

Pemadam Semprot Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 00:03

GMNI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie, Ini Sebabnya

Minggu, 06 September 2026 | 23:52

Likuiditas Bank Masih Terjaga

Minggu, 06 September 2026 | 23:40

Selengkapnya