Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelegence)

Bisnis

Dolar AS Menguat Ditopang Kabar Baik dari Bank Sentral

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 08:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar Amerika Serikat menguat setelah  the Fed memangkas suku bunga 25 bps dan memproyeksikan dua pemotongan lagi tahun ini.

Pemangkasan tersebut menurunkan suku bunga kebijakan ke kisaran 4,00 persen-4,25 persen, sekaligus menjadi langkah pertama sejak Desember lalu. 

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat mendesak bank sentral melakukan pemangkasan lebih besar, namun pasar sudah memperkirakan keputusan 25 basis poin.
 

 
Kabar dari The Fed membuat Indeks Dolar (Indeks DXY), yang mengukur kinerja greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, naik 0,3 persen menjadi 96,926 pada perdagangan Rabu 17 September 2025 waktu setempat.

Sebelumnya, Dolar AS sempat jatuh ke posisi terendah empat tahun versus Euro, Rabu, sebelum berbalik menguat di tengah volatilitas pasar. Euro melesat hingga 1,19185 Dolar AS, level terkuat sejak Juni 2021, sebelum berbalik melemah 0,3 persen ke 1,18305 Dolar AS. 

Dolar Kanada melemah 0,2 persen setelah Bank of Canada memangkas suku bunga acuan 25 basis poin ke level terendah tiga tahun di 2,5 persen, dengan alasan lemahnya pasar kerja dan meredanya tekanan inflasi. 

Poundsterling naik tipis 0,08 persen ke 1,36575 Dolar AS, mendekati level tertinggi 2,5 bulan usai data inflasi Inggris sesuai perkiraan.

Dolar menguat 0,1 persen terhadap Yen Jepang  menjadi 146,655 Yen menjelang rapat kebijakan Bank of Japan, Jumat pekan ini.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya