Berita

Para pengunjuk rasa dengan slogan "Mari Blokir Semuanya" berbaris di sepanjang trem di Montpellier pada 10 September 2025 (Foto: Manon Cruz/Reuters)

Dunia

Prancis Terancam Lumpuh Akibat Mogok Nasional

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Prancis bersiap menghadapi aksi mogok nasional besar pada Kamis, 18 September 2025, waktu setempat.
Protes yang diperkirakan melibatkan lebih dari 800 ribu orang ini akan digelar di seluruh negeri, termasuk Paris, Lyon, Marseille, Toulouse, dan Bordeaux. 

Diutip dari Euro News, aksi di Paris akan dimulai dari Place de la Bastille menuju Nation. Gerakan akar rumput “Bloquons tout” atau “Blokir Semuanya” berencana menutup sebagian jalan lingkar ibu kota. 

“Kami akan membuat Paris berhenti,” ujar salah satu penyelenggara demo.

“Kami akan membuat Paris berhenti,” ujar salah satu penyelenggara demo.

Transportasi publik diperkirakan akan lumpuh parah. Hanya sepertiga kereta regional dan separuh kereta antarkota yang beroperasi. Di Paris, 90 persen pengemudi metro dan 80 persen pengemudi kereta komuter RER mogok. 

“Hanya jalur metro otomatis yang akan normal,” kata serikat pekerja FO-RATP.

Aksi juga meluas ke sektor lain. Sepertiga guru sekolah dasar diperkirakan mogok, rumah sakit di Paris mengajukan pemberitahuan mogok, dan 98 persen apotek berencana tutup. 

“Margin keuntungan obat generik terus menyusut, kami tidak bisa bertahan,” kata perwakilan apoteker.

Menanggapi aksi ini pemerintah Prancis berencana mengerahkan 80 ribu aparat keamanan dengan kendaraan lapis baja, meriam air, dan drone. 

"Kami tidak akan membiarkan infrastruktur penting lumpuh," kata Menteri Dalam Negeri Bruno Retailleau.

Skala pengamanan ini disebut terbesar sejak protes Rompi Kuning pada 2018-2019.

Akar dari aksi ini adalah rencana pemotongan anggaran yang diajukan mantan Perdana Menteri Francois Bayrou, termasuk pemangkasan tunjangan pengangguran, kenaikan biaya kesehatan pribadi, serta pemutusan hubungan pensiun dengan inflasi. Defisit Prancis tahun lalu mencapai 5,8 persen PDB dan utang negara menembus 3,3 triliun Euro.

Ketua serikat pekerja CGT, Sophie Binet, menyebut pembatalan rencana penghapusan hari libur nasional sebagai “kemenangan pertama”. 

Namun ia menegaskan, “Belum ada satu pun kebijakan bencana lain dari museum horor François Bayrou yang dibatalkan.” 

Pemimpin CFDT, Marylise Leon, juga menegaskan, anggaran ini tidak adil secara sosial, fiskal, dan lingkungan. 

"Pemogokan adalah satu-satunya pilihan," ujarnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya