Berita

Menpora Erick Thohir. (Foto RMOL Hani Fatunisa)

Politik

Kekayaan Erick Thohir Tembus Rp2,4 Triliun

Lebih Besar dari Dito Ariotedjo
RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 19:11 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dicopot dari jabatan Menteri BUMN dan dilantik menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir tercatat punya harta mencapai Rp2,4 triliun. Harta Erick terlihat jauh lebih besar dibanding pendahulunya, Ario Bimo Nandito Ariotedjo alias Dito Ariotedjo.

Penelusuran RMOL di website Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu 17 September 2025, Erick Thohir telah melaporkan LHKPN periode 2024 ke KPK saat menjabat Menteri BUMN.

Pada LHKPN 2024, Erick memiliki harta berupa tanah dan bangunan sebanyak 35 bidang di Depok, Bekasi, Pasuruan, Jakarta Selatan, Bogor, Tangerang, Manggarai Barat, dan di Jakarta Pusat senilai Rp466.922.160.071 (Rp466,92 miliar).


Selanjutnya, Erick Thohir punya empat kendaraan senilai Rp4,969 miliar, terdiri dari mobil Mercedes Benz W108280S tahun 1969 hasil hibah tanpa akta senilai Rp110 juta, motor Honda NF125TR tahun 2011 hasil sendiri seharga Rp6,5 juta, mobil Hyundai Ioniq 5 EV tahun 2022 hasil sendiri seharga Rp862,5 juta, dan mobil Hyundai Genesis G80EV tahun 2022 hasil sendiri seharga Rp3,99 miliar.

Kemudian, Erick Thohir punya harta bergerak lainnya sebesar Rp33.577.250.000 (Rp33,57 miliar), surat berharga senilai Rp1.722.549.424.100 (Rp1,72 triliun), kas dan setara kas senilai Rp125.650.244.910 (Rp125,65 miliar), harta lainnya sebesar Rp190.308.201.776 (Rp190,3 miliar).

Erick juga tercatat memiliki utang sebesar Rp129.662.084.147 (Rp129,66 miliar). Sehingga total harta kekayaannya setelah dikurangi utang adalah sebesar Rp2.414.314.196.710 (Rp2,4 triliun).

Sementara itu pada periode yang sama, yakni pada LHKPN 2024, Dito Ariotedjo yang sudah dicopot Presiden Prabowo Subianto dari jabatan Menpora pada reshuffle kabinet sebelumnya tercatat punya harta sebesar Rp292.203.851.429 (Rp292,2 miliar).



Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya