Berita

Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan (K3) MPR, Taufik Basari. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

Tap MPR Relevan dengan Kondisi Indonesia

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 17:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Substansi sejumlah Ketetapan (Tap) MPR banyak mengandung hal-hal yang sangat relevan dengan keadaan Indonesia saat ini dan patut dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Demikian disampaikan Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan (K3) MPR, Taufik Basari alias Tobas dalam Diskusi Konstitusi dan Demokrasi Indonesia di Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu 17 September 2025. 

“Inilah yang kemudian menjadi aktual ketika kita mencoba melihat apa yang terjadi  akhir-akhir ini,” kata Tobas.


Tobas menerangkan gelombang demonstrasi massa pada akhir Agustus 2025 harus disadari bahwa etika dalam menjalankan pemerintahan harus dikedepankan.

“Ada kekecewaan publik, ada kritikan-kritikan yang harus kita sadari," kata Tobas.

Ia tidak menutup telinga mengenai anggapan masyarakat yang menyebut para pelaksana penyelenggara negara seperti tidak mendengarkan aspirasi masyarakat. Pasalnya, beberapa kritik terhadap pemerintah seolah diabaikan.

“Kok aspirasinya tidak tertampung, padahal pemegang kekuasaan di tangan rakyat, kedaulatan berada tangan rakyat,” kata Tobas.

Tobas menambahkan, saat ini telah mengalami perubahan bahwa tidak ada lagi kedaulatan rakyat yang dilaksanakan sepenuhnya oleh MPR. Oleh sebab itu, perlu ada pembahasan serius mengenai Tap MPR, agar etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terus terjaga.



Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya