Berita

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. (Foto: Antara)

Bisnis

Pemangkasan Suku Bunga BI Bikin Rupiah Langsung Menguat Rp16.437

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 16:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan di luar perkiraan pasar dan langsung membuat sentimen positif pada pergerakan rupiah.

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai, sebagian besar ekonom memperkirakan BI akan menahan suku bunga di level 5,00 persen, mengingat adanya tekanan terhadap rupiah akibat gejolak politik dalam negeri, reshuffle kabinet yang mengganti Sri Mulyani dengan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, serta ketidakpastian global dampak kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Namun di luar dugaan, BI kembali memangkas suku bunga acuan atau BI rate pada September 2025 sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen,” ujar Ibrahim kepada RMOL, pada Rabu 17 September 2025.


Tidak hanya itu, suku bunga Deposit Facility juga dipangkas 50 basis poin menjadi 3,75 persen, sementara Lending Facility turun 25 basis poin ke 5,50 persen. 

Sepanjang tahun ini, BI sudah empat kali menurunkan suku bunga masing-masing 25 basis poin pada Januari, Mei, Juli, dan Agustus, dari posisi 6,00 persen di Desember 2024 menjadi 5,00 persen sebelum keputusan terbaru.

"Alasan BI menurunkan suku bunga acuan dan suku bunga kredit, untuk membantu pemerintah dalam mengucurkan dana Rp200 triliun yang tersimpan di BI ke bank Himbara untuk di salurkan ke perusahaan-perusahaan yang mempunyai projek berupa kredit," kata Ibrahim.

Keputusan itu pun memberi dorongan pada rupiah. Pada perdagangan sore ini, mata uang Garuda ditutup menguat tipis tiga poin di level Rp16.437 per dolar AS.

“Untuk perdagangan besok, rupiah diperkirakan fluktuatif, namun berpotensi ditutup menguat di kisaran Rp16.390?"Rp16.440 per dolar AS,” pungkas Ibrahim.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya