Berita

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, Agung Suganda MEMBUKA International Livestock, Dairy, Meat Processing, and Aquaculture Exposition (ILDEX) Indonesia 2025, Rabu 17 September 2025 (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

ILDEX 2025 untuk Masa Depan dan Kedaulatan Pangan Indonesia

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 15:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pameran dan konferensi internasional terkemuka untuk industri peternakan, susu, daging, dan akuakultur, lLDEX (International Livestock, Dairy, Meat Processing and Aquaculture Exposition) 2025, resmi dibuka pada hari Ini, Rabu 17 September 2025. 

Pameran ini digelar di Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, Banten, yang ditujukan untuk mendorong peningkatan pertumbuhan industri peternakan nasional.

Direktur PT Permata Kreasi Media, Fitri Nursantri mengatakan ILDEX menjadi sebuah wadah pertemuan antara para pemangku kepentingan pertanian untuk bertransaksi, bertukar informasi, dan memperkenalkan inovasi teknologi. 


Pameran ini juga menjadi sarana edukasi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, produk pertanian, dan kesehatan hewan dari berbagai industri peternakan serta pertanian.

"Untuk pertama kalinya ILDEX membuka sinergi dalam perkembangan industri peternakan, perikanan dan pertanian sebagai mewujudkan kedaulatan pangan," kata Fitri saat membuka pameran ILDEX 2025. 

ILDEX tahun ini diikuti oleh 270 peserta yang berasal dari 26 negara di antaranya dari Thailand, China, Pilipina, dan sebagainya akan menjadi jembatan bagi pelaku industri peternakan global.

"Kami yakin Indonesia memiliki potensi untuk meningkatkan pangan, namun juga bisa memperkuat posisi strategis industri pertanian," katanya. 

Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2013, ILDEX Indonesia yang diinisiasi oleh Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI) bekerja sama dengan VNU Asia Pacific, telah menjadi pameran internasional terbesar di bidang peternakan. 

Perkembangannya yang pesat tercermin pada edisi ke-6 tahun 2023 yang dihadiri 8.900+ profesional industri dari 48 negara, menampilkan 250+ merek ternama, dan menggelar 80+ sesi edukasi yang menekankan inovasi serta keberlanjutan sektor peternakan dan akuakultur.

Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Kementan RI, Agung Suganda menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan pameran peternakan bersekala internasional tersebut.

 Agung mengatakan, ia mewakili Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono yang semula dijadwalkan hadir.

“Wakil Menteri seharusnya membuka ILDEX, tapi karena dipanggil Presiden, saya ditugaskan untuk membuka acara The 7th ILDEX Indonesia 2025,” ujar Agung.

ILDEX 2025 ini menurutnya menjadi salah satu bentuk pameran yang bisa membantu menumbuhkan dan mempromosikan berbagai produk industri teknologi di bidang peternakan dan pertanian dalam negeri.

Pameran ini juga menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-189.

Kementerian Pertanian akan mendukung penuh pagelaran ILDEX ini untuk terus membangun dan meningkatkan pertumbuhan industri peternakan di Indonesia.

"ILDEX juga menjadi ajang pertemuannya para peternakan baik dari dalam dan luar negeri untuk melakukan transaksi bisnis, kerjasama, transfer ilmu, serta membangun kerjasama berbagai bidang industri Indonesia," ujar Agung.

Melalui ILDEX  diharapkan dapat menjadi ajang pameran dalam percepatan usaha peternakan dan kesehatan hewan di Indonesia sehingga akan berdampak pada peningkatan pendapatan domestik kita," ujarnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya