Berita

Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

BKSAP DPR:

RI Dukung Hasil KTT Arab-OKI Boikot dan Sanksi Israel

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 11:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR menyambut baik keputusan KTT Darurat Arab-OKI di Doha dan menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berada di garis depan membela Palestina.

Melalui jalur diplomasi parlemen, Indonesia bertekad menjadikan solidaritas kemanusiaan sebagai bagian dari perjuangan global. Pertemuan ini juga menjadi momentum penting bagi dunia Islam untuk bersatu melawan agresi Israel.

Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera menegaskan bahwa penderitaan yang dialami rakyat Palestina tidak hanya menyangkut isu kemanusiaan, tetapi juga menyangkut pelanggaran terang-terangan atas hukum internasional.


“Israel harus dikenakan sanksi nyata, baik melalui mekanisme boikot ekonomi maupun upaya hukum internasional. Dunia Islam perlu menunjukkan persatuan dalam membela keadilan dan kemanusiaan,” kata Mardani kepada wartawan, Rabu 17 September 2025.

Dorongan itu juga sejalan dengan hasil KTT Darurat Arab-OKI yang berlangsung di Doha, Qatar. KTT tersebut dipimpin langsung oleh Amir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani.

Pertemuan bersejarah ini dihadiri oleh 22 kepala negara dan pemerintahan anggota OKI dan Liga Arab, termasuk Presiden Turki, Presiden Palestina, Presiden Iran, Perdana Menteri Arab Saudi, Perdana Menteri Pakistan, dan Perdana Menteri Malaysia.

Forum tersebut menuntut penghentian agresi militer Israel, menegaskan perlunya strategi terpadu, mulai dari penerapan boikot komprehensif, upaya diplomasi di PBB, hingga penguatan dukungan kemanusiaan bagi Palestina.

Negara-negara peserta juga menegaskan bahwa tanpa keadilan bagi rakyat Palestina, stabilitas kawasan tidak akan pernah terwujud.

“Indonesia melalui BKSAP siap mendorong agar keputusan KTT Doha dijalankan secara nyata, sehingga perjuangan bangsa Palestina menuju kemerdekaan penuh dapat segera terwujud,” pungkas Mardani.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya