Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Stephen Miran Janji Independen sebagai Gubernur The Fed

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 08:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Stephen Miran, penasihat ekonomi utama Presiden Donald Trump, resmi bergabung sebagai anggota Dewan Gubernur Federal Reserve (The Fed).

Dalam pemungutan suara yang berlangsung Senin, 16 September 2025, Miran lolos tipis dengan hasil 48-47. Senator Lisa Murkowski dari Partai Republik jadi satu-satunya yang menolak pencalonannya.

Sebagai gubernur The Fed, Miran akan langsung ikut dalam pengambilan keputusan penting, termasuk soal suku bunga. Ia mengisi sisa masa jabatan Adriana Kugler yang berakhir Januari 2026.


Meski terpilih, Miran menyatakan tidak akan mundur dari jabatannya di Gedung Putih, melainkan hanya cuti tanpa gaji. Artinya, untuk pertama kalinya dalam 111 tahun sejarah The Fed, ada anggota dewan yang sekaligus masih tercatat sebagai staf presiden.

Miran menegaskan bahwa ia akan bekerja secara independen. Ia juga mengatakan sudah berkonsultasi dengan pengacara dan tindakannya tidak melanggar aturan.

“Saya yakin independensi The Fed sangat penting bagi berfungsinya perekonomian dan pasar keuangan dengan baik,” ujarnya dalam sidang konfirmasi, dikutip dari CNN, Rabu 17 September 2025.

"Saya akan mematuhi aturan etika dan hukum federal sebagai gubernur The Fed," ujarnya.

Konfirmasi ini datang di tengah situasi ekonomi sulit. Pasar tenaga kerja AS melemah, sementara tarif impor Trump membuat harga sejumlah barang naik. Kondisi ini menguji mandat ganda The Fed: menjaga stabilitas harga sekaligus lapangan kerja.

Di sisi lain, Trump terus menekan The Fed agar menurunkan suku bunga. Tekanan bahkan sampai pada upaya memecat Gubernur Lisa Cook, meski pengadilan banding sementara waktu menolaknya.

Partai Demokrat meragukan independensi Miran karena kedekatannya dengan Trump. Mereka juga menyoroti makalah yang pernah ia tulis tahun lalu, yang mengkritisi hubungan Gedung Putih dan The Fed.

Menanggapi kritik tersebut, Miran menegaskan ia punya pandangan independen dan tidak ragu berbeda pendapat. 

"Saya sangat independen, terbukti dari kesediaan saya untuk menyimpang dari konsensus dan saya yakin bahwa saya akan tetap independen dalam proses berpikir saya," ujarnya.

Ia juga berkomitmen mematuhi etika dan hukum federal dalam menjalankan tugas barunya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya