Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 16 September 2025. (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Publika

Menteri Keuangan Resah Ekonomi Tercekik Uang Rakyat Tersedot

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 06:35 WIB | OLEH: SALAMUDDIN DAENG

UANG itu alat pembayaran, bukan alat menumpuk harta. Apalagi uang ditumpuk oleh negara dan tidak didistribusikan atau dibagikan kepada rakyat itu sangat berbahaya bagi ekonomi. Negara itu membuat uang agar ekonomi bergerak kencang. Dengan demikian yang harus mengalir sebanyak banyaknya ke grassroot.

Selama ini uang yang ada di rakyat tersedot ke atas. Menumpuk di atas. Disimpan dalam kas negara, disimpan dalam gudang Bank Indonesia, disimpan dalam LPS, dan disimpan dalam asuransi, disimpan dalam semua dana jaminan sosial. Ekonomi dikelola secara ketat atau bahasa lainnya secara pelit.

Siapa paling banyak mengambil uang Rakyat di Negara Republik Indonesia?


1. Perbankkan mengeruk uang rakyat sekitar 1900 triliun rupiah setahun. Ini tercermin dari pendapatan atau revenue seluru sektor perbankkan.

2. Pemerintah melalui pajak. Pemerintah mengeruk sekitar 1900 triliun rupiah setahun. Sebagian besar adalah PPN yang dapat mencapai 1000 triliun rupiah. Mulai dari anda makan, sampai berak anda bayar PPN.

3. Pendapatan iuran BPJS Kesehatan mencapai Rp165,3 triliun rupiah. BPJS ketenagakerjaan pendapatannya 100 triliun rupiah setahun. Taspen menarik uang PNS setiap tahun 50 triliun. Uang BPJS ketenagakerjaan yang ditimbun sekarang mencapai Rp800 triliun. Buat apa nimbun uang?

4. Penyedotan melalui cukai rokok sebesar Rp220 triliun setiap tahun. Ini adalah pembayaran oleh rakyat yang tidak pernah dikembalikan sepadan kepada petani tembakau sekalipun atau perokok sebagaimana filosofi cukai itu sendiri.

5. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yaitu pungutan atas jasa yang diberikan oleh negara kepada rakyat yang mencapai 120 triliun rupiah. Sebanyak 70 persen disumbangkan oleh 10 KL terbesar. Sebesar Rp 50 triliun disumbangkan oleh 4 KL yakni Komdigi, Kemenhub, Imigrasi dan Kepolisian.

Wajar Menteri Keuangan yang baru Purbaya Sadewa mengatakan ekonomi tercekik, pasokan money supply (M0) terakuras. Padahal ekonomi Indonesia 60 persen dikontribusikan oleh sektor konsumsi.

Hayo giliran ekonomi dialirkan ke bawah. Mudah-mudahan Menkeu yang baru berhentil menyedot, menguras atau mengambil uang dari rakyat besar-besaran yang daya beli jatuh, atau kere. Banyak banyaklah mengalirkan uang kembali ke rakyat. Baik untuk produktif maupun untuk belanja konsumsi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya