Berita

Anggota Komisi V DPR Adian Napitupulu. (Foto: Tangkapan layar TV Parlemen)

Politik

Adian Napitupulu: Negara Harus Prioritaskan Manusia dalam Konflik Kawasan Hutan

SELASA, 16 SEPTEMBER 2025 | 20:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Konflik agraria yang melibatkan desa-desa di dalam kawasan hutan, termasuk yang berada di Taman Nasional Tesso Nilo, disorot Anggota Komisi V DPR Adian Napitupulu. 

Dalam rapat kerja bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto, dan Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, Adian menegaskan bahwa negara harus berani mengambil sikap dan memprioritaskan manusia dalam menghadapi konflik perebutan ruang hidup.

Adian lantas menyinggung inkonsistensi negara dalam menetapkan status suatu wilayah. Ia menyebutkan bahwa di satu sisi, negara menetapkan suatu wilayah sebagai desa, namun di sisi lain, negara juga menetapkannya sebagai kawasan hutan.


"Yang menetapkan itu desa, negara. Lalu yang menetapkan desa itu kawasan hutan juga negara. Lalu yang mengeluarkan sertifikat di lahan transmigrasi dan desa masuk dalam kawasan hutan itu juga negara," ujar Adian di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa 16 September 2025. 

"Jadi menurut saya, persoalan terbesar kita bukan rakyat, tapi negara," imbuhnya menekankan.

Adian mencontohkan kasus Taman Nasional Tesso Nilo, di mana terdapat beberapa desa yang sudah ada sejak lama, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Salah satunya adalah Desa Lubuk Batu Tinggal yang berdiri sejak abad ke-18, namun kini masuk dalam kawasan taman nasional.

"Konflik antara manusia, tumbuhan, dan hewan dalam konteks perebutan ruang hidup itu pasti terjadi karena bertambahnya populasi manusia," katanya.

Menurut Adian, dengan bertambahnya jumlah penduduk, benturan kepentingan antara manusia, flora, dan fauna tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, negara harus menentukan prioritas.

"Problemnya adalah ketika ketiganya berbenturan pada saat yang sama, prioritas kita mau kita tempatkan pada siapa? Pada manusia, hewan, atau pada tumbuhan?" tanya Legislator PDIP ini.

Sekjen Pena 98 ini menegaskan, negara tidak boleh membiarkan konflik ini berlarut-larut tanpa solusi. 

Adian mendukung upaya Menteri Desa untuk memberikan kepastian status kepada rakyat, karena tanpa kepastian hukum, kesejahteraan sulit tercapai.

"Kalau negara saja gagal memberikan kepastian statusnya, kayaknya untuk memberikan kesejahteraan akan lama sekali didapatkan oleh rakyat," pungkas Adian.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya