Berita

Anggota Komisi IV DPR Sturman Panjaitan. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

Komisi IV Minta KKP Jelaskan Detail Target Produksi Garam

SELASA, 16 SEPTEMBER 2025 | 18:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi IV DPR mempertanyakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP) soal target kinerja kementerian pada tahun 2026 utamanya soal produksi garam.

Anggota Komisi IV DPR Sturman Panjaitan mengatakan, target produksi garam di 2026 adalah 2,5 juta ton. Padahal, kebutuhan Indonesia saat ini mencapai 5 juta ton pertahun, dan 4 juta ton untuk kebutuhan farmasi, dan sisanya harus impor.

"Karena gini, Kementerian KKP target di 2026 itu 2,6 juta ton produksi garam," ujar Sturman Panjaitan di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 16 September 2025.


Legislator PDIP ini mengatakan bahwa KKP menargetkan swasembada garam pada tahun 2027, namun hingga kini target kebutuhan garam di dalam negeri tidak pernah cukup dari produksi dalam negeri.

"Saya cek data yang saya ada, swasembada itu membutuhkan 5 juta ton. Karena hampir 3 juta ton itu untuk industri dan farmasi," ujarnya.

"Kemudian yang 2,5 juta ini untuk kebutuhan rumah tangga. Berarti kita masih impor. Saya ingin untuk mencapai swasembada butuh persiapan," sambungnya.

Dia meminta agar KKP memberikan penjelasan secara detail soal garam produksi di Indonesia.

"Itu saya ingin dijelaskan lebih detail. Anggarannya, jumlah personilnya, prosedurnya," pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Ketika Republik Menjadi Rimba

Minggu, 19 Juli 2026 | 02:15

Penerapan Controlled Landfill di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Minggu, 19 Juli 2026 | 02:04

Spanduk dan Baliho PSI Lebih Banyak dari Jumlah Kadernya

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:39

Warga Pulau Panggang Kekurangan Pasokan BBM

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:17

MPLS Ramah Lebih Aman dan Memuliakan Siswa

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:06

Jalan Buntu Reformasi

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:03

Homer Setelah Tiga Ribu Tahun

Minggu, 19 Juli 2026 | 00:43

Ancaman PHK di Depan Mata, Segera Percepat Penempatan Pekerja Migran ke Luar Negeri

Minggu, 19 Juli 2026 | 00:12

Monumen Cinta Bernama Nurul Izzah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:41

Pengusaha Didorong Berkontribusi Tingkatkan SDGs Kalbar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:15

Selengkapnya