Berita

Ilustrasi (Foo: Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Minyak Dibuka Stabil Selasa Pagi

SELASA, 16 SEPTEMBER 2025 | 10:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia bergerak stabil pada awal perdagangan Selasa, 16 September 2025, setelah sempat naik sehari sebelumnya.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik tipis 4 sen menjadi 67,48 Dolar AS per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 2 sen menjadi 63,32 Dolar AS per barel.

Pada Senin, Brent ditutup naik 45 sen di 67,44 Dolar AS, dan WTI naik 61 sen di 63,30 Dolar AS.


Pergerakan harga minyak ini masih sangat dipengaruhi oleh konflik Rusia-Ukraina. 

Ukraina belakangan meningkatkan serangan ke infrastruktur energi Rusia, yang memicu kekhawatiran pasokan minyak global terganggu. Rusia sendiri adalah salah satu produsen minyak terbesar dunia dengan kontribusi lebih dari 10 persen produksi global.

Analis pasar dari IG, Tony Sycamore, menyebut faktor ini sebagai pendorong utama kenaikan harga minyak.

"Meningkatnya kekhawatiran akan gangguan pasokan dari Rusia, produsen utama yang menyumbang lebih dari 10 persen produksi minyak global, turut mendorong harga minyak," ujar Sycamore.

Dari sisi politik, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan Washington tidak akan menambah tarif untuk barang-barang China guna menekan pembelian minyak Rusia, kecuali jika negara-negara Eropa juga ikut mengenakan bea tinggi terhadap China dan India.

Selain itu, investor menunggu keputusan Federal Reserve AS pada pertemuan 16-17 September. Bank sentral AS diperkirakan akan memangkas suku bunga. Jika benar terjadi, biaya pinjaman akan lebih murah, yang bisa meningkatkan permintaan energi.

Sycamore menambahkan, dorongan di lasar minyak juga terjadi karena adanya pelemahan Dolar AS.

"Dolar AS yang melemah, didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve minggu ini, semakin mendukung minyak mentah," ujarnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya